Tuesday, June 19, 2007

My Opinion (Leadership)

heiho..

My Opinion (Leadership)

Hari ini tidak seperti biasanya gue merasa begitu termotivasi untuk menulis sesuatu yang sifatnya kiasan. Sudah begitu lama tampaknya gue tidak ada motivasi seperti ini. Entah apa yang membuat ini terjadi, tapi yang jelas hal ini tidak menjadi masalah yang berarti bagi gue. Yah, gue coba teruskan aja lewat tulisan, apa yang sedang gue pikirkan saat ini.

Tanpa disengaja gue baca sebuah artikel yang gue dapet ketika menghadiri acara Bincang Kampus hari Sabtu kemaren. Hal yang menarik yang gue dapatkan yaitu dimana isi dari artikel itu seputar Leadership atau Kepemimpinan. Menarik banget untuk gue secara pribadi, karena gue suka banget sama hal-hal yang berbau kepemimpinan. Mungkin rasa ketertarikan ini muncul ketika gue membahas masalah kepemimpinan dalam penulisan akhir (skripsi) gue. Ada ungkapan yang gue suka dan itu membangun gue banget yaitu The iceberg represents your leadership. The 10% above the water is your skill. The 90% below the water is your character. It’s what’s below the surface that sinks the (Titanic) ship.

Dari ungkapan diatas apa yang bisa temen-temen dapatkan? Pastinya berbeda satu dengan yang lain. Apapun yang temen-temen dapatkan semoga itu sesuatu yang baik buat kalian. Kalo dari gue secara pribadi, ungkapan diatas itu jadi satu potongan puzzle yang sedang gue cari untuk melengkapi pengetahuan gue tentang dunia kepemimpinan. Bahwa ternyata Kepemimpinan itu ibarat gunung es. Dikatakan kalo komposisi dari seorang pemimpin itu adalah 10% kemampuan atau keahlian (ini bisa apa aja bentuknya) dan 90% nya adalah karakter. Kalo kita bicara tentang gunung es, pastinya orang menilai kalo itu besar banget karena bisa kelihatan dengan mata kita, tapi ternyata apa yang kita lihat itu bukanlah bentuk sebenernya. Besarnya gunung es yang bisa kita lihat dengan mata kita itu ternyata bentuknya jauh lebih besar lagi. Itu bisa terbukti ketika mau melihatnya bukan dari permukaan air, tapi kita melihatnya di bawah permukaan air, maka kita akan takjub melihat bahwa begitu besarnya bentuk gunung es itu.

Melihat dari pandangan gue diatas bisa diambil kesimpulan kalo ternyata seorang pemimpin itu ngga bisa dilihat dari luarnya aja. Dalam hal ini mungkin dia itu pinter, jago ngomong, pandai dalam memecahkan masalah, IPK diatas rata-rata, kelihatan rohani, pelayanan segudang, orangnya asik dan lain sebagainya. Tapi hal itu ngga jadi jaminan. Hal-hal itu tadi cuman sebagian kecil (10%) dari seorang pemimpin. Ada hal lain yang lebih berperan penting atau yang cukup mempengaruhi, yaitu Karakter dari pemimpin itu sendiri (90%). Hal inilah yang jarang sekali terlihat oleh orang lain, dalam hal ini orang yang dipimpin.

Pernah ngga kalian ketemu ama orang yang kelihatannya dia itu perfect banget? Apapun yang kelihatan dari orang itu kayanya bagus-bagus aja, malah terkadang susah banget dicari kekurangannya. Pernah? Tapi lihat, seiring berjalannya waktu kalian mengetahui dan mulai mengenal pribadi yang kalian anggep perfect itu. Sampai suatu waktu kalian merasa kecewa dan ngga nyangka kenapa bisa? Yah, itu bisa aja terjadi karena apa yang selama ini kalian lihat itu cuman luarnya aja yang sebisa mungkin diciptakan citra yang positif, padahal belum tentu “dalemnya” sepositif itu. Maksud gue bukan selalu dia itu orang yang brengsek. Ngga gitu!! Tapi mungkin aja dia punya satu atau lebih sikap-sikap hidup yang tidak bersifat konstruktif yang sewajarnya dimiliki oleh seseorang yang mengaku dirinya seorang pemimpin. Sikap-sikap hidup yang tidak bersifat konstruktif itu bisa berbentuk suka ingkar janji, ngga bisa menghargai waktu (jam karet), ngga bisa dipercaya, ngga ada integritas dan lain sebagainya, dimana seharusnya kesemua sikap-sikap ini hendaknya dielimir atau sebisa mungkin dihilangkan, karena sangat-sangat tidak menguntungkan jika terus dipelihara. Memang sikap-sikap itu terkesan kecil dan sepele banget, tapi berdampak besar. Ngga percaya, coba perhatikan kalimat dari isi artikel itu yang menjelaskan hal tersebut; Small damage below the water line can sink a huge ship. In the same way, small compromises in our integrity can go unnoticed, but will eventually sink leaders.

Nah, dalam kesempatan ini gue ingin mencoba mengajak kalian lebih dekat lagi dengan mengambil sebuah contoh kepemimpinan, yaitu kepemimpinan dalam UKM Rohkrist (HUGe). Kenapa kepemimpinan Rohkrist yang gue ambil? Karena dalam waktu yang tidak lama lagi, kita akan melakukan regenerasi kepengurusan. Regenerasi ini adalah sebuah moment penting dalam sebuah organisasi, khsususnya UKM Rohkrist. Dalam regenerasi inilah tongkat estafet kepemimpinan akan diserahkan, itu tandanya HUGe akan memiliki ketua yang baru yang akan meneruskan perjuangan dari pahlawan-pahlawan rohani kita yang telah bekerja dan mengorbankan banyak hal dan mau membayar harganya untuk sebuah persekutuan di lingkungan Usahid. Ini menjadi focus yang penting sekali untuk semua orang yang benaung dalam UKM Rohkrist, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan bersifat jangka panjang.

Selama gue bernaung dan terlibat di dalam UKM Rohkrist sudah 4 kali gue dipimpin oleh 4 orang ketua yang berbeda. Ada perbedaan yang cukup besar diantara ke-4 pemimpin tersebut. Entah itu berbeda dalam hal pemilihan, dalam hal ini penentuan seorang ketua dan berbeda dalam kepemimpinannya. Belum bisa dikaitkan adanya pengaruh antara bagaimana seseorang itu dipilih menjadi seorang ketua dan dampaknya terhadap bentuk kepemimpinan yang diterapkan. Mungkin saja ada hubungannya, mungkin juga tidak.

Kaitan dari isi artikel yang gue baca tentang perumpamaan gunung es dengan kepemimpinan dalam UKM Rohkrist adalah dimana ketika seseorang menjabat sebagai pemimpin, hendaknya apa yang tampil bukan saja apa yang kelihatan baik di mata kita, melainkan hal itu juga dibarengi dengan karakter yang ia miliki yang sejalan dengan itu. Gue coba menyimpulkan kalimat diatas sebagai berikut; Apa yang kita perkatakan hendaknya itu sejalan dengan apa yang kita lakukan- Integritas.

Karakter seseorang itu berbeda antara pribadi yang satu dengan pribadi yang lain. Maka dari itu hendaknya setiap kita melihat hal ini tidak dalam satu persepsi saja, karena kita hidup dalam dunia yang menganut sistim Relativisme, sehigga pendapat antar pribadi pasti akan berbeda dan tidak menutup kemungkinan akan menuai kontroversi. Karakter yang coba gue angkat ini merupakan karakter-karakter yang terdapat dalam Alkitab, bukan menurut ahli manapun. Kenapa gue mengambil contoh karakter itu di dalam Alkitab, karena karakter yang diungkapkan tidak menentang agama, hukum manapun dan pemikiran siapapun, malah akan menjadikan kita memiliki satu kesepakatan bersama tentang bentuk-bentuk karakter yang kita ingin miliki dan kita terapkan di dalam kepemimpinan kita. Bentuk karakter-karakter itu tertulis dalam kitab Galatia 5:22 ; Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

“Itukan susah?” atau “klise banget sih? Emang kalo ngomong itu gampang, coba aja kalo prakteknya…”. Iya! Semua celotehan itu emang bener dan terkadang gue juga sering mengumandangkan hal itu, tapi seperti itulah yang Alkitab katakan, terserah mau percaya atau ngga?. Buah-buah Roh yang dimiliki seorang pemimpin akan menetukan atau setidaknya mempengaruhi bagaimana hasil dari kepemimpinannya. Inilah yang factor 90%nya yang wajib digumuli oleh pemimpin manapun.

Ketika seseorang mengklaim di dalam dirinya ada Roh kudus, maka sudah menjadi kemutlakan jika di dalam hidupnya menghasilkan buah-buah pertobatan yang menyelaraskan kehidupannya, sehingga nampak dalam kehidupannya berdiam Roh Kudus, karena oleh roh Kudus lah kita dimampukan untuk melakukan itu semua, bukannya karena kerja keras kita.

Seperti halnya ingin mendapatkan sebuah emas yang murni, maka hendaknya emas itu dimurnikan, yaitu dilebur dengan api yang teramat sangat panas, sehingga dapat dihasilkan emas yang murni. Begitu juga halnya dengan seorang pemimpin. Jika seseorang akan menjadi pemimpin, maka kehidupannya akan dimurnikan juga dengan “api”nya Tuhan, sehingga nampaklah seorang pemimpin yang memiliki integritas dan memiliki hati yang penuh akan belas kasihan akan jiwa-jiwa. Ketika kita melihat kehidupan seorang ketua, kita melihat adanya sosok yang memiliki figure yang kuat yang secara otomatis akan diteladani oleh setiap orang yang dipimpinnya. Kehidupan yang membawa pengaruh dan memiliki dampak yang luar biasa, karena di dalam hidupnya terdapat “Firman yang hidup”.

Melihat hal ini, entah apa yang ada dibenak kalian semua. Sependapatkah? Atau malah menolak mentah-mentah apa yang udah gue utarakan. Apapun itu, gue cuman ingin membagikan apa yang gue dapet dan gue berharap adanya suatu masukan yang membangun atas pendapat gue ini, sehingga setiap hal yang salah dapat diperbaiki dan setiap hal yang keliru dapat diluruskan, sehingga segala tulisan ini boleh menjadi lebih baik.

Gbu

Sabtu yang menyenangkan (16 Juni 07)

heiho..

Sabtu yang menyenangkan (16 Juni 07).

Hari ini bisa dibilang begitu mengesankan buat gue secara pribadi. Kenapa? karena sepanjang hari ini gue seneng banget bisa melakukan banyak hal dan itu tidak seorang diri aja tapi bareng ade2 gue dari HUGe.

Gue udah keluar rumah dari pagi hari karena ada undangan untuk acara “bincang kampus” yang di adain ama Campus Network di Plasa Sentral Lt.21. Di acara ini gue bisa dapet hal baru khususnya di dalam “bagaimana menghadapi interview dalam dunia pekerjaan?”. Tapi ada satu kemalesan yang gue temuin. Ternyata acara tadi itu ngga murni banget tentang dunia pekerjaan dan interview, tapi lebih banyak muatan-muatan yang bersifat ajakan dan himbauan dari pihak Campus Network (Promosi) ke peserta kampus-kampus yang ada. Sedihnya itu kenapa lebih besar presentase untuk pihak Campus Networknya dibandingkan membahas seputar menghadapi interview dan seluk-beluk dunia pekerjaan yang nantinya akan gue hadapin. Ikutnya gue ke acara ini dikarenakan adanya jawaban atas kebutuhan yang saat ini gue perlukan, yakni sharing tentang dunia pekerjaan dan kiat-kiatnya. Yah, gue juga gak bisa terlalu menyesali karena toh ini adalah acara gratis yang merupakan sebuah pengorbanan (istilah lain yang digunakan oleh CN adalah INVESTASI) ke peserta kampus yang ada. Memang bagus banget nilai-nilai yang dibagiin, tapi kalo memang itu jadi satu agenda yang dilakukan, kenapa bisa gue gak tahu? Atau mungkin pihak CN tidak memberitahu secara detail rincian acara yang ada ke pengurus HUGe, dimana oleh institusi itulah gue bernaung dan diutus untuk hadir.

Okey, lupakan saja tentang CN dan semuanya karena tulisan mesti berlanjut dan cerita hari ini gak hanya itu aja tapi masih ada yang lain lagi.

Sekitar jam 13.30 Wib, gue berangkat bareng anak HUGe ke GKI Kwitang untuk menghadiri Briefing acara Jambore Sahabat Anak. Baru kali ini gue bisa lihat banyak banget anak Rohkris HUGe pergi berbarengan setelah sekian lama gak pernah lagi terjadi. Kalo ngga salah itu terakhir jaman-jamannya anak2 belum pada punya motor dan selalu pergi kalo ada undangan event diluar. Wah, seru banget! Apalagi pas gue tahu kalo kelompok gue itu didominasi oleh anak HUGe...keren..keren! dan nama kelompok kita itu adalah Kelompok Apel dan dapet anak jalanan dari kawasan St. Tanjung Barat.

Trus, asik juga jalan bareng ama B’marco, anta, ido, binsar dan gue sendiri tentunya, ke ambasdor untuk nyari babi yang bisa dimakan. Tadinya kita ngga ada rencana kemana-mana, secara udah sore dan sebagian uda cape, tapi dasar anak muda yang ngga punya kegiatan dah gitu pada jomblo lagi, secara ini malam Mingguan gitu lowh! Makanya kita jalan aja sembari nemenin Binsar nyari kaset PS2 nya.

Asli, udah lama gue gak liat B’marco seGokil itu.. wah, parah banget deh dia.. kocak banget dan ada aja celetukaannya yang bikin kita ketawa, ditambah lagi ketemu Anta yang rada ngeselin dan Ido yang super duper heboh, jadilah kita tadi berisik banget pas lagi makan. Apalagi pas ketemu ama cowo-cowo yang rada kemayu, wuihh..B’marco langsung kambuh lagi ngocolnya...makin malem makin heboh, makin seru dan makin kocak! Tapi yang paling parah itu pas kita mau pulang, b’marco dan Binsar nekad gotong si Anta untuk taroh di dalem Troly, ampe si Anta gulingan gitu di lantai karena dia ngga mau. Yang gue heran itu, apa mereka sadar yah kalo si Anta itu adalah Cewe dan tadi itu dia diperlakukan udah kaya anak cowo gitu..wah, ancur banget deh! Emang mereka itu iseng banget...tapi seruuu kok...malah tadinya gue berharap Anta bisa masuk ke dalem Trolynya biar gue dorong ampe Carrefour....haaahahahahaha......

Kejadian hari ini ngga bakalan bisa keulang sama lagi, makanya gue seneng banget dan ini jadi warna yang bikin hidup gue ngga ngebosenin. Selain hari ini, hari kemaren itu juga seru banget bisa jalan ama Vony, Icha, Anta (again?? Pfiuh?!?), dan tentunya gue. Kita berencana makan lesehan di daerah Kalimalang, meskipun yang kita makan itu cuman Usus dan sebangsanya, tapi seru aja, secara makannya itu bareng mereka, jarang-jarang tuh? Karena bukan masalah menu yang dimakan, tapi rasa kebersamaannya yang menurut gue itu memorable dan mahal, karena belum tentu bisa terulang lagi apa yang udah lewat, ya ngga? Yeah, semoga aja besok-besok bisa seru-seruan lagi ama anak-anak yang laen, yah biar ada yang bisa dikenang gitu...

Okeylah, ntu aja yang bisa diceritain, semoga bisa menginspirasikan untuk menghabiskan waktu dan memaknainya dengan melakukan banyak hal yang positif dan melewatinya dengan orang lain, terkhusus untuk temen-temen dan keluarga kita yang kita sayangin.

Gbu

Friday, June 15, 2007

Antara menanti Waktu Tuhan dengan menanti waktu manusia- Sebuah Refleksi

heiho..

(Sebenernya ini tulisan lama, karena gue belum cukup mau dan kurang rasa nekad untuk masukin ini dalam My Blog. Kemaren secara ga sengaja gue liat dan ngebaca lagi tulisan ini, lalu gue putusin untuk masukin aja karena udah terlalu lama dipendem, ntar busuk lagi... (ngga kok becanda!)


Antara menanti Waktu Tuhan dengan menanti waktu manusia.

Pernah diantara kalian merasa ada perbedaan di dalam hati jika bertemu dengan seorang wanita atau pria? Perbedaan ini mungkin disebabkan oleh adanya sebuah perasaan khusus yang tertanam di dalam hati atau juga disebabkan karena ketidaksukaan. Perasaan yang mau dibicarakan saat ini adalah sebuah perasaan khusus yang dapat diartikan sebuah ketertarikan.
Ketertarikan disini bicara bukan saja dalam bentuk fisik atau tampak luar, tapi juga psikis yang biasa dikenal dengan inner beauty atau inner handsome. Berjalannya waktu perasaan itu akan semakin bertambah besar dan besar dan akan terus berkembang dan akhirnya mulai menggerogoti sebagian dari pikiran serta kehidupan kita seperti halnya sebuah Tumor. Kita tidak dapat menampik bahwasanya hal itu adalah sebuah perasaan yang wajar yang mungkin dialami oleh sebagian besar orang.
Mungkin agak sedikit bingung dengan apa yang dijelaskan barusan. Maklum saja, namanya juga mencoba menulis sedikit serius dengan apa yang sedang dialami saat ini. Jika tidak bisa mengerti apa yang sedang anda baca saat ini, saran yang paling baik adalah COBALAH UNTUK DIMENGERTI dengan cara apapun sehingga harapan yang terbayang bisa terwujud dengan baik. Amin.

[Mulanya kisah ini berawal dari sebuah kekaguman seorang pria terhadap seorang wanita. Entah kenapa ternyata apa yang dirasakan oleh pria ini dirasakan juga oleh rekan-rekan sejawat yang tanpa disadari menjadi sebuah bentuk keanehan yang sangat tidak lumrah terjadi dikehidupan pria ini. Dari semua kisah yang pria ini tahu, ternyata bagitu banyak cara yang telah digulirkan oleh rekan-rekan sejawat untuk mendapatkan hati wanita ini. Pria ini hanya bisa tersenyum renyah dan membayangkan jika saja wanita ini juga tahu bahwa selama ini ada pria yang mendambakan sosok seperti dia hadir didalam kehidupannya. Satu persatu rekan-rekan sejawat menemukan titik akhir dari perjuangan dan pengorbanannya. Pria ini yakin pasti hal itu menjadi tidak mengenakkan untuk dibayangkan terlebih lagi untuk dirasakan. Akan tetapi pria ini salut atas semua perjuangan rekan-rekan sejawat yang sangat gigih dalam mendapatkan hati wanita ini. Rejected! Mungkin itu kata yang pas untuk menggambarkan posisi dari mereka. Memang terdengar begitu negatif, tetapi apa mau dikata kalo memang itu adalah realita yang ada. Mau tidak mau, suka tidak suka mereka harus bisa belajar menerima dengan dewasa dan berpikir bijak menanggapi kenyataan yang ada. Keadaan itu terus terjadi hingga pada akhirnya (entah kenapa bisa terjadi) lewat sebuah percakapan biasa, wanita ini menanyakan sebuah pertanyaan yang mencoba mempertegas posisi dari pria ini, dan pada akhirnya terjadi sebuah pengakuan antara si pria dan wanita yang membuat kedua belah pihak terdiam dan tidak dapat mempercayai apa yang baru saja mereka dengar. “Oh, ternyata selama ini kamu...”, “memang selama ini aku ...”.
KAGUM. Kata ini mungkin terdengar biasa bagi sebagian orang, tetapi bagi pria ini, kata itu mengandung makna yang begitu dalam. Karena hanya dengan satu kata itulah hingga saat ini pria ini menjadi begitu kuat bertahan dalam sebuah perjuangan yang sedang dihadapinya dan dengan kata itu juga pria ini mendapatkan energi positif yang telah lama menghilang dari kehidupannya. Perjuangan ini terasa begitu berat ketika pria ini mengetahui bahwa dia tidak seorang diri dalam memperjuangkan mendapatkan wanita itu. Ada pria lain yang juga mengharapkan hal yang sama. Terdiam dan merenung yang bisa dilakukan oleh pria ini ketika dia mengetahui bahwa ada pria lain yang begitu dekat dengan wanita ini. Terasa begitu menyesakkan mendengar kabar itu, apalagi ketika pria mengetahui bahwa perjuangan pria lain itu begitu besar dibandingkan dengan pria ini. Jika pria ini mencoba membandingkan, rasa-rasanya harapan yang ada terasa begitu kecil, karena perjuangan yang dilakukan oleh pria lain ini tidaklah sebentar akan tetapi sudah hitungan tahunan dan itu bukanlah perkara mudah. Hal ini disebabkan karena pria lain itu terlebih dahulu mengenal si wanita, coba saja jika pria ini yang bertemu duluan, mungkin posisinya akan terbalik. Pria ini begitu menghargai perjuangan dari pria lain yang sempat terlintas oleh pria ini untuk menyudahi saja perjuangannya dan menyerahkan sepenuhnya keberadaan si wanita kepada pria lain sebagai bentuk dari penghargaan dan perasaan tidak mau mengganggu perjuangan dari pria lain ini.
Tapi tiba-tiba ada sebuah penolakan keras yang mucul dari dalam diri pria ini. Ketidaksetujuan ini didasarkan pada: bahwasanya jika ingin mendapatkan sesuatu yang terbaik maka ada harga yang harus dibayar dan didalam sebuah perjuangan itu sangatlah wajar jika ada pihak yang mendapatkan dan kehilangan. Didasarkan atas pertimbangan itu makanya pria ini tidak jadi menyerahkan wanita ini dan menghentikan perjuangan yang telah dilakukan. Pria ini tidak menganggap bahwa perjuangan yang diterapkan bukan hanya berbentuk fisik yang dapat dinilai oleh manusia, tetapi perjuangan gerilya dengan cara menyerahkan segala harapan dan kehendak pada Tuhan semata. Karena hanya Dia yang tahu segalanya dan mampu melakukan sesuatu diluar akal manusia.
PROSES. Itu adalah kata yang tepat untuk menjelaskan situasi yang ada saat ini. Memiliki keyakinan dimana ketika Tuhan yang memilih itu pasti adalah yang terbaik dan berpegang teguh pada prinsip Rencana Tuhan indah pada waktunya sedangkan manusia hanyalah Bencana. Berjalan dengan satu keyakinan yang menjadikan pria ini memandang hal ini bukan lagi dari sudut padangnya, akan tetapi dari sudut pandangnya Allah. Hal ini juga diperkuat dari keteguhan hati si wanita yang memiliki keyakinan dimana Tuhan pasti memberikan yang terbaik yang sesuai dengan kebutuhannya. Lewat pemikiran ini si pria mendapat pelajaran dimana yang dihadapinya bukanlah sebuah perjuangan akan tetapi sebuah proses hidup yang membuatnya semakin dewasa dan berserah atas segala sesuatunya kepada Tuhan semata.
Tanpa ada perasaan terluka dan hati yang kecewa yang dihadapi oleh pria ini, biar kiranya semakin kuat dan bertambah bijak serta dewasa yang didapatnya serta kebahagian dan sukacita yang selalu menyertai si wanita, karena itu adalah sebuah ganjaran dari sebuah harga yang dibayarkan atas kesetian dan kesabaran menunggu Waktunya Tuhan dan bukan waktunya manusia].

Manisnya cinta dirasa hati, jika kita didalam Dia.

“Middle Finger”

heiho..

“Middle Finger”

Siapa yang gak tahu namanya middle finger? Gue yakin semua orang pasti tahu apa itu middle finger. Ya, bener banget, itu adalah jari tengah kita. Tapi yang gue maksud disini bukan middle finger atau jari tengah dalam arti sebenarnya, karena kalo itu yang pengen gue bahas, sama aja kita lagi belajar anatomi tubuh dong? Kembali kesekolah lagi dong? Biologi gituloh…

Ngga! Bukan itu yang pengen gue bahas! Yang pengen gue bahas itu middle finger dalam arti kiasan atau biasa kita kenal dengan FCUK YOU. Nah, kalian pastinya tahu apa yang gue maksud, karena gue yakin kalian ngga katro-katro banget.

Jangan pada heran kalo gue bahas tentang ini, sori juga kalo terkesan tidak memberi contoh. Tapi semua penilaian ada dipikiran kalian semua kok, gue hanya ingin membagi cerita aja, semoga aja ini memberkati..amin.

Hari itu dimana ketika gue nganterin dia ke RS. Husada untuk besuk di daerah mangga besar sana. Karena pada saat itu udah malam jadinya sekalian gue anter aja dia ampe rumah, secara udah malam dan rumahnya lumayan jauh, udah gitu cewe lagi. Nah, kejadiannya pas gue pulang nganterin dia gue dapet telepon kalo kaka ipar gue kena demam berdarah dan harus masuk RS malam itu juga dan nyokap dengan sedikit memaksa suruh gue harus cepet pulang untuk jaga rumah, tapi secara Bekasi-Lenteng Agung, Yah, hanya Tuhan dan Sarjana T.Sipil yang tahu. Udah lama banget gue gak pernah lakuin itu lagi apalagi semenjak gue gabung ama UKM Rohkrist (HUGe), tapi entah kenapa itu bisa terjadi? Yaitu mengacungkan jari tengah secara spontan ketika gue sedang mengendarai sepeda motor. Sebenernya kejadiannya itu gue yang salah, karena pas banget gue deket garis STOP tiba-tiba lampu lalu-lintas uda ganti warna, dari Ijo, Kuning, trus Merah. Secara itu di daerah bekasi yang terkenal dengan orang-orang yang bertempramen tinggi yang menyaingi “Halak Kita” dan terkenal doyan suka bakar orang jadilah mereka langsung tancap gas dan gue udah panik berat karena udah gak bisa lagi direm tuh motor, kalopun bisa gue yang celaka, yaudah dengan terpaksa gue tambah ngebut dan hampir aja motor gue itu “ciuman” dengan motor lain, tapi untungnya yang nyetir masih ada hubungan sodara ama Valentino Rossi jadilah gue selamat dari insiden itu, tapi beberapa orang dengan gamblangnya mengeluarkan sumpah-serapah yang jelas banget kedengeran ama kuping gue.

“Nyomet Lo”, “ITA Lo”, dan lain sebagainya yang bikin gue gerah dan dengan seketika memacu adrenalin bergejolak keras dan dengan spontan gue balik badan dan mengacungkan jari tengah kearah seseorang yang paling niat banget ngatain gue (pokoke saat itu gue terlihat keren banget, udah kaya pelem action gitu deh..). Setelah gue perhatikan betul kenapa orang itu gak marah dan sudah sewajarnya dia ngejar ketika dia liat tangan gue, tapi ini nggak! Eh, ternyata itu Bapak-bapak! Pantesan aja dia gak bales atau ngejar, gue yakin dia gak ngerti apa artinya itu, jangan-jangan dia pikir yang gue acungkan itu jari Jempol lagi???? Pfiuuhh….. 100-50= GOCAPe deh.!?!?

Emang dasar emosian, hal itu terulang lagi pas gue hampir ditabrak ama bis kopaja yang nekad banget. Dia itu lagi belok dan gue lagi lurus, tapi dia gak mau pelan loh, malah nambah cepet! Jadilah insiden itu terulang lagi dan dengan sigap gue acungkan lagi jari tengah dengan indahnya dan lagi-lagi dia juga gak marah! Secara supir bis, gue takutnya dia pikir gue lagi rencana mau nyetopin bis dia lagi…. Aduh?!?!

Yah, kalo temen-temen liat dan perhatikan apa yang gue lakukan itu memang sangat keliru dan TIDAK jadi contoh banget, tapi gue juga gak menampikkan kalo itu terjadi dengan spontan dan beneran tidak disengaja. Yah, sukur-sukur ada yang mau percaya….
Gue cuman berharap kalo temen-temen jangan seperti gue ini yang dengan gampangnya naik darah dan gak berpikir dalam melakukan suatu tindakan. Karena Puji Tuhan banget mereka itu ngga pada ngerti, coba aja kalo mereka pada ngerti? Bisa dipermak gue!

Katanya sih, ini ada kaitannya karena gue itu orang batak, jadi nudah banget untuk naik darah alias tempramental. Tadinya gue sependapat dengan hal itu tapi sekarang ngga lagi karena gue punya satu pengertian lain yaitu yang gue dapet dari Buku Kesayangan gue- Alkitab.

2Kor5:17 :”Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang”
Ef 4:29 :”Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapilah pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarkan, beroleh kasih karunia”

Tuh, Firman Tuhan udah jelas banget ingetin kalo kita itu anak Tuhan yang percaya kepadaNya yang menjadi Manusiabaru, hendaknya kita menanggalkan kebiasaan kita yang lama yang gak membangun dan memberkati orang, bukannya seperti yang gue lakukan, yang jujur boleh dibilang gak mencerminkan anak Tuhan banget.

Okey, apapun permasalahannya tidak seharusnya gue begitu lagi, yaitu mengacungkan “jari tengah” kepada siapapun juga dengan alasan apapun!

Ok, Boz?

Wednesday, June 06, 2007

Tau ngga, dia ada didepan rental ? samperin ngga yah?

heiho..

Padahal tadi gue abis debat ama dia dan itu sangat gue sesalkan banget. Sesal bukan karena debat sama dianya, karena itu mah udah biasa. Yang gue sesalkan itu kenapa harus didepan banyak orang?? asli gue malu banget.

Ntah apa yang ada dipikiran dia tadi tapi yang jelas gue juga gak mau bahas ini lagi ama dia karena percuma aja toh udah lewat dan mungkin tadi dia masih kesel banget kali liat gue disitu. Hmm..cape deh!

Fren, sepertinya ini tanda-tanda yang harus gue sadari kalo emang udah saatnya gue musti "cabut" dari UKM yang tercinta. Pahit sih, tapi mau gimana? pepatah bilang anjing menggonggong, BAJAJ tetap berlalu, yang artinya "kalo pipis jangan lupa dikancing lagi sletingnya..."

Oia, mumpung masih inget. Tadi tuh gue bisa rasain banget ada dampak yang ga enak banget ketika gue debat ama dia. Ada satu orang yang juga ade gue di UKM itu kesel dan teriak gak jelas kenapa? ih, ampe segitu parah dampaknya!

Dikesempatan ini (seperti biasa, mengungkapkan apa yang tak bisa diungkapkan pada kehidupan nyata), gue ingin meminta maaf karena udah bikin hati dia dan ade-ade gue gak enak. Yah, tapi kalian gak perlu kawatir karena hal ini gak berlangsung lama, karena mungkin dalam itungan waktu, gue akan gak ada lagi disana. Jadi ngga ada lagi orang yang bawel, ngeselin, komentator, tukang kritik, yang aneh dan ngga jelas gitu, sok tua, sok baik, sok rohani, sok bijaksana, sok paling tahu segalanya alias ST, tukang ngatur, tukang suruh, tukang perintah, dan ngga ada lagi yang tukang corat-coret proposal yang salah dan tukang lain sebagainya yang ngga bakalan cukup untuk ditulis disini.

Oia, perasaan apa yang gue tulis ngga nyambung dengan judulnya yah?

Yah, saat ini gue lagi di "Alternatif", seperti bisa menyelusuri dunia maya untuk mencari lowongan yang ada dan menulis beberapa hal yang ngga penting yang mau gue tulis. Dan disaat yang bersamaan gue liat dia lagi duduk didepan rental lagi ngobrol ama orang (ya, iyalah mas masa ama monyet?) dan pengen banget gue datengin dia dan ngobrol (seperti biasanya..). Tapi sepertinya ngga jadi aja karena gue gak mau tiba-tiba moodnya dia ilang lagi gara-gara liat gue. aih..aih..pait bro!

"Neng, sampeyan udah adem ato masih ada geram?? kalo diliat tampangnya sih ngga ada, tapi gue juga ngga tahu, ntar kalo gue nekad gue juga yang kena ampasnya.. iihhh serem!"

Udah ah, kok jadi curhat gini. Dasar!!

Udah dulu yah, ntar disambung lagi..

bye,..

Tuesday, June 05, 2007

Kenapa harus pagi ini?

heiho..

Iya bener kenapa harus hari ini. Udah gitu dipagi hari lagi. Ah, rasanya kalo gue tahu bakalan kaya gini gak gue angkat tuh telepon. Dari semalem gue ga ada pirasat sama sekali kalo nanti bakal kaya gini, secara bagun pagi gitu loh, pasti orang pada ngeh kalo apa yang gue bilang itu salah atau mungkin gak nyambung. Au ah, males mikirnya!

Hari ini gue udah nyoba apply lamaran ke 3 tempat dan semuanya itu gue cuman bisa serahin ama Tuhan aja, semoga nyampe dan ditanggepin ama pihak yang bersangkutan. Emang sih, rada tegang dikit, apalagi kalo udah masuk yang namanya interview, rasanya gak mau dateng dan lewatin proses itu,tapi mana bisa??

Satu hal yang saat ini masih gue pegang yaitu,kalo aja gue bisa lulus pada bulan ini pastinya Tuhan udah udah nyiapin suatu pekerjaan yang baik dan sangat pas banget buat kebutuhan gue. Emang saat ini belum ada tanda-tanda mengarah kesana, tapi tetep aja gue belajar untuk percaya dan berpegang pada hal itu aja.

Sebenernya waktu itu Bmike udah kasih jalan untuk nyoba ditempatnya dia, tapi karena alasan lain gue memberikan kesempatan itu untuk kaka2 gue, ka sima dan BMarco, tapi entah kenapa tidak ada respon dan akhirnya kesempatan itu jatuh ke Mey. Gue harap hal ini gak bikin mengecewakan perasaan bmike yang udah kasih peluang buat kita-kita orang.

Trus kesempatan ini gue juga mau bilang Happy Birthday untuk Wita. Sebenernya gue pengen banget ngucapin langsung ke dia, tapi gue tahu kalo dia masih kesel ma gue dan gue juga menyadari udah banyak banget ngerepotin dia, apalagi jamannya gue lagi ngurus skripsi. Gue gak bisa kasih apa-apa ke dia untuk batuannya, yah gue hanya bisa berharap dia bisa menyelesaikan kuliahnya dan semoga kebahagian terus ada sama dia. Baru tahun ini gue gak bisa ketemu dia pas ulang tahun. Tadinya gue mau nekad dateng meskipun ngga diundang, tapi gue urungkan niat gue, karena gak mau liat dia jadi gak nyaman di hari yang spesial buat dia. Secara tamu ngga diundang gitu lowh!! Yah, sekali lagi gue ngucapin selamet aja... Cheers!

Okey, demikanlah untuk hari ini karena gue mau mencari lowongan yang beredar di dunia maya dulu. Btw, gue belom nulis perihal kelulusan gue yah? ntar deh gue siapin dulu... siip deh!

Jf

Monday, June 04, 2007

Maaf lagi gak niat nulis..

heiho..

Sesuai dengan judulnya, sekarang ini gue lagi gak niat banget untuk nulis karena lagi males banget dan kebetulan lagi banyak urusan (biasa nyari kerjaan :), dan barusan aja gue daftarin diri ke jobstreet.com, yah sapa tau aja ada yang berminat.

Saat ini lagi pergumulan banget untuk nyari pekerjaan. Mau nyoba di Focus lagi atau nyari peruntungan lain. Belum bisa gue putusin sekarang ini, karena gue masih rada takut salah pilih. Karena seperti yang gue tahu, kalo gue kembali ke kantor yang lama, gue akan diperhadapkan dengan banyaknya keasikan dan kenikmatan yang semuanya bisa gue dapetin dengan gampangnya. Memang itu bukan suatu alasan karena dimanapun kita kerja hal kaya gitu pasti bakalan ada, tapi kalo yang ini beda banget.

Waktu yang ada gue coba pake untuk merenungkan baik2 sebelum keputusan gue ambil...

Yah, harapan gue sih, dalam waktu gak terlau lama sudah ada kepastian. Amin.

Minta dukungan Doanya yah...

Jf

Wednesday, May 02, 2007

Happy blessday wulan...

Heiho..

Happy bless day untuk wulan… semoga panjang umur, cepet lulus dan enteng jodoh.

Hari ini gue pengen cerita tentang betapa apesnya gue kemaren. Permulaan penderitaan itu berawal dari bocor ban gue ditengah jalan ramai yaitu gatot subroto, mana saat itu gue lagi boncengan ama Wita yang kita semua pada tau kalau dia itu “sangat ringan” sekali. Walhasil kita bedua jalan malam dan menikmati hempasan asap dan debu jalanan kendaraan yang keliwat kurang ajar, tega-teganya kasih itu semua ke kita berdua. Tapi ditengah penderitaan itu Tuhan gak ninggalin gue. Tiba-tiba ada penolong yang muncul dari sela-sela pepohonan dan memanggil-manggil gue dengan lambaian tangan yang sempet gue pikir kalo dia itu orang yang kurang waras. Tiba-tiba dia mengeluarkan berbagai macam peralatan dari dalam tasnya. Setelah gue lihat isi tasnya gue berkesimpulan kalo dia itu adalah tukang tambal ban, meskipun sangat tidak meyakinkan. Dengan iman yang tinggi gue merelakan motor gue untuk dijamah sama penolong itu yang sampai saat ini gue gak tahu dia itu muncul dari mana dan dimana dia biasa beroperasi?

Karena alat Cuma sekedarnya, jadilah itu ban ditambel dengan ala kadarnya doang. Akhirnya gue memutuskan untuk menukar muatan dan akhirnya desy yang gue bonceng, meskipun dia gak ada bedanya ama Wita, tapi yang jelas dia lumayan sedikit lebih ringan. Puji Tuhan kita sampe ditujuan dengan selamat, tetapi motor gue yang ngga selamat! Ban motor gue kempes lagi gara-gara tambelan yang pertama itu gak terlalu bagus dan kuat (maklum aja, namanya juga darurat!), akhirnya berkat bantuan dari Bang Daniel gue bisa menemukan tambel ban terdekat untuk segera melakukan pertolongan pertama pada masalah ban bocor. Setelah diamati oleh tukang tambal ban ternyata ban gue itu robek dan udah gak bisa lagi untuk ditambel, meskipun bisa itupun gak jaminan bisa bertahan lama, apalagi gue pulang dengan Wita….@$@#@%!!!

Nah, itu belum seberapa dan itu bukan akhir dari penderitaan gue. Ketika perjalanan pulang gue yang tanpa mengetahui tentang rambu-rambu lalu-lintas dengan baik, ditambah letihnya badan akibat dorong motor yang mampu menguras seluruh tenaga gue akhirnya gue salah mengambil jalur yang seharusnya motor ngga boleh lewat, padahal (lagi-lagi) Tuhan udah kasih penolong lain, yaitu pengendara motor lain yang mencoba memberitahu kita dengan membunyikan klakson kalo ternyata kita itu salah jalur, tapi dasar otak udah gak nyambung ditambah para muatan yang juga tidak berfungsi dengan baik daya nalarnya, jadilah kita berdua kena tilang dan SIM kita berdua ditahan. Aduh, apes banget gue!! Saat itu sih pak Polisi udah berniat baik untuk mengajak damai ditempat, tapi berhubung dia buka harga terlalu besar (Rp. 50.500/orang) dan kita juga lagi tongpes (kantong kempes), dengan sangat terpaksa kita merelakan SIM kita ditahan dan tanggal 17 April 2007 kita berdua bakalan disidang.

Nah, itu segelintir kisah menyedihkan yang gue alamin pada hari dimana temen gue yang bernama Wulan sedang berulang tahun. Sekedar info aja nih, pas pulang itu gue melakukan masa perenungan yang begitu mendalam dan akhirnya gue menyimpulkan kalo semua kesialan yang gue alamin itu dikarenakan gue menolak perintah kakak gue untuk ambil duit di toko dengan alasan sibuk ada yang dikerjakan, eh, ternyata beneran ngerjain sesuatu yaitu dorong motor ampe lutut gue mau lepas dari tempatnya.

Pesan Moral hari ini:
“kalo disuruh ama yang lebih tua itu mending nurut aja deh, dan kalo emang gak bisa itu karena hal yang bener-bener mendesak banget, jadi gak dibuat-buat. Kalo ngga, siap-siap aja nerima resiko yang pastinya bikin lo pada nyesel karena gak mau dengerin nasehat gue…”

Wednesday, March 21, 2007

Surat untuk Bapaku

heiho..

Surat untuk Bapaku.


Pa, kenapa yah kok kita jadi ada jarak seperti ini? Kita ngga seperti Bapa dan anak pada umumnya. Kita seperti orang asing, padahal udah bertahun-tahun kita tinggal serumah. Kita seperti tidak saling kenal padahal kita ada hubungan darah. Pa., aku sedih banget ngeliat hubungan kita sekarang. Aku sedih banget kita gak pernah bisa menikmati hubungan antara Bapa dan anak. Apalagi aku Pa, yang udah mengerti firman, rasanya kesedihan itu bertambah menyesakkan hati. Aku gak mau seperti ini terus Pa. Aku sedih banget….

Pa, engkau semakin tua dan kita tetap aja gak bisa berkomunikasi dengan baik. Kita gak pernah merasakan kehangatan suatu hubungan. Mungkin dulu kita pernah merasakannya. Mungkin Bapa masih ingat dulu sewaktu aku kecil, Bapa pernah mengajak aku pergi ke Monas dan itu cuman kita berdua aja tanpa ada orang lain, sampai mama sendiri merasa heran kenapa itu bisa terjadi. Sekarang hal itu gak pernah terjadi lagi, malah hubungan kita makin berjarak, apalagi semenjak aku semakin besar dan banyak mengetahui tentang banyak hal dan itu membuat aku semakin menjadi manusia yang keras kepala yang sangat susah untuk dikasi tahu dan menjadi lebih gampang untuk melawan jika ada yang tidak sejalan dengan apa aku pikirkan. Aku menderita sekali Pa, melihat kondisi kita yang seperti ini.

Bapa sekarang udah pensiun dan gak punya kesibukan lagi dan itu yang membuat aku bertambah sedih karena Bapa menjadi semakin sering dirumah, padahal dirumah itu gak pernah ada siapa-siapa kalo siang. Dan selama pensiun Bapa cuman menghabiskan waktu lebih banyak dirumah tanpa ada suatu kesibukan yang berarti dan itu diperparah dengan dinginnya hubungan kita Pa. Pa, aku punya temen yang menurut aku sangat baik sekali hubungan antara pribadi didalam rumah, yaitu keluarganya Bang Tony. Aku bisa merasakan kehangatan keluarga mereka dan aku juga bisa melihat bagaimana terbukannya komunikasi antara pribadi, entah itu anak dengan orang tua dan orang tua dengan anaknya. Aku pengen keluaraga kita seperti itu Pa.

Aku tahu Bapa itu punya gengsi yang besar banget dan aku rasakan kalo itu menurun ke aku. Jadinya kita sangat gengsi banget untuk memulai sebuah percakapan, kalopun ada itu cuman formalitas aja. Kita sangat miskin komunikasi. Aku tahu hal ini gak boleh dibiarkan terus-menerus terjadi karena Bapa semakin tua dan aku gak mau sampai hari terakhir Bapa ada didunia kita masih seperti ini aja tanpa ada perubahan.

Aku gak mau memaksa Bapa untuk memulai duluan karena aku tahu Bapa pasti gengsi, tapi aku juga gak begitu punya kebranian untuk memulai karena aku begitu takut. Takut merasa aneh. Karena setiap perkataan dari Bapa itu sangat berpotensial banget untuk melukai hati aku. Makanya aku takut untuk terluka lagi, karena sangat susah untuk kita bisa mengampuni seseorang.

Tuhan, tolong buat aku berani untuk memulai duluan dan mampukan aku untuk bisa bicara tanpa ada satu perasaan tertekan. Karena aku akan sangat menyesal banget jika aku belum bisa juga punya hubungan yang baik dengan Papaku sampai dia meninggal. Karena aku gak mau dia meninggal dengan kesediha tapi aku mau dia meninggal dengan kebahagian dimana banyak orang-orang yang begitu mencintai dia dan begitu bangga bisa punya Bapa seperti dia.

Tuhan, kiranya Engkau mau untuk menolong aku mengahadapi ini semua. Karena sore tadi aku diingatkan oleh seseorang diamana “kita gak bakalan bisa mencintai Bapa kita yang disorga yang tidak kelihatan, jika kita tidak mencintai Bapa kita yang diam diBumi yang jelas-jelas kelihatan”. Aku sangat tertegur sekali mendengar perkataan itu, meskipun perkataan itu bukan baru kali ini aku dengar tapi baru sekarang perkataan itu begitu bermakna didalam hatiku.

Terpujilah Engkau Tuhan karena telah mengaruniakan seorang Bapa yang luar biasa seperti sekarang ini. Seorang Bapa yang mau berkorban dan berjuang keras untuk keluarga dan anak-anaknya. Ampuni setiap pemberontakan dan kesalahan yang aku lakukan atas dia ya, Tuhan. Biar kesehatan dan pengurapan yang baru yang Tuhan berikan sama dia, sehingga sebagai kepala keluarga/ Imam, dia bisa membawa keluarga ini makin dekat Tuhan dan makin menjadi keluarga yang takut akan Tuhan Yesus.

Kiranya Tuhan mendengar dan menjawab doa permohonan aku ini. Amin.

“Aku sayang sama Bapa, ampuni untuk setiap kesalahan aku dan terima kasih untuk setiap pengorbanan Bapa selama ini yang sangat luar biasa”

Satu didalam kasih...

heiho..

Ketika aku melihat langit yang begitu biru dan menghirup udara, terasa seolah aku berada di dalam Nirwana. Menikmati indahnya alam dan mensyukuri semua anugerah Sang Pencipta.

Indahnya kasih Tuhan begitu besar atas hidupku. Menciptakan engkau untuk bertemu denganku. Menciptakan Hawa untuk menemani Adam. Kasih, itulah yang mengikat keduanya menjadi satu. Tidak ada satu kuasa manusia yang mampu mengubahnya, karena Tuhanlah yang berkuasa.

Aku tahu, engkau tahu. Kita berdua tahu, bahwasanya kita dipertemukan oleh Tuhan, tidak ada campur tangan manusia dan bukan sebuah rekayasa. Biarlah Tuhan yang menjadikan ini indah lewat kasihnya yang sejati. Jika dia adalah milikku, dekatkanlah dia padaku. Aku mau dia merasakan kasih yang ada padaku hanya untuk dia semata. Aku ingin hanya dia yang memiliki kasih itu,bukan yang lain.

Biar hati yang bertemu pada akhirnya menjadi satu. Biar kasih yang ada menjadi besar dan raga menjadi berkat dan kesaksian bagi setiap jiwa.

Biar cinta berbicara...

Dengan kasih aku tulis ini untukmu,Wanitaku.


Renungan akan Jakarta

heiho..

Siang ini hari begitu panas,tak terasa sudah belasan gelas air yang aku minum tapi tak kunjung hilang rasa haus ini..Ah, ingin rasanya aku menenggelamkan tubuh ini kedalam air biar hilang rasa ini.Melihat hari yang begitu panas tak ada keinginan diriku untuk beranjak keluar rumah, kalaupun harus keluar itupun sore dan hanya pergi ke gereja. Hmm, kenapa Jakarta menjadi seperti ini? Kota ini terasa seperti terbakar pada siang hari. Pada malam haripun hawa panas masih juga terasa. Mungkin enak jika aku tinggal di kota lain yang udara dan hawanya tidak terlalu panas, aku pasti kerasan tinggal di kota itu, tapi dimana kota yang masih seperti itu?

Jakarta. Aku telah tinggal di kota ini sudah belasan tahun. Banyak perubahan yang aku saksikan. Aku jadi bertanya kenapa aku ada di kota ini dan masih ada disini sampai detik ini? Apa mungkin sampai aku mati, aku masih ada di kota ini? Entahlah...

Jakarta memiliki manusia yang bertempramen tinggi dan asosial, kehidupan kota metropolitan yang mungkin membuat hal itu terjadi. Saat ini aku berpikir, kejadian apa yang akan terjadi di kota Jakarta ketika masa penyiksaan orang-orang percaya itu tiba dan siapa yang melakukan hal itu semua? Tuhan memiliki banyak rahasia yang aku tidak mengerti. Meskipun aku tidak tahu apa yang terjadi, tapi Dia telah memberikan janji kepada setiap orang yang percaya kepadaNya, dimana kita akan diSelamatkan.

Waktu terus berjalan dan kita tak akan pernah tahu kapan waktuNya tiba. Masalahnya adalah dimana kehidupan semakin jahat dan dosa semakin merajalela. Kekudusan menjadi kata asing ditelinga banyak orang percaya, bahkan terkadang diriku sendiri banyak berkompromi dengan dosa.

Aku pernah meminta kepada Tuhan, dimana kehidupan ku benar dimataNya, aku berharap saat itu aku dipanggil olehNya biar aku dapat bersama dengan Dia. Jadi tak perlu ada ketakutan masuk neraka.

Dasar manusia! Egois! aku sampai lupa memikirkan keluargaku. Bagaimana bisa aku bersorak-sorai karena masuk surga sedangkan keluargaku tersesat dan masuk neraka? Ah, betapa bodoh dan tidak dewasanya aku.

Bapa, tentu Engkau tahu dimana malam tadi aku berdosa dan menyakiti hatiMu. Bapa pasti menangis melihat aku. Aku sadar Bapa kalau itu adalah kesalahan,tapi...

Sudahlah Bapa aku tidak mau membela diri, aku hanya mau mengakui bahwasanya yang aku lakukan itu adalah kesalahan dan itu murni aku yang melakukannya. Padahal aku tahu Bapa tidak tinggal diam. Didalam hatiku dan mulutku selalu menaikan pujian,padahal terasa aneh melakukan dosa kok nyanyi pujian? tapi itulah kenyataannya.Bahkan aku mendengar lagu soundtrack "Buku Harian Nayla" berkali-kali, tapi tetap saja tidak mengurungkan niatku untuk melakukan dosa.

Hidup itu bicara tentang pilihan. Dan aku harus memilih, antara melakukan dosa atau tidak? Seperti saat ini aku memilih untuk tidak keluar dan aku juga memilih untuk tidak melanjutkan melakukan dosa kemarin.

Andai saja Tuhan mau, Dia bisa membuat aku binasa saat ini, tapi itulah Bapa, mengampuni dan memberikan aku kesempatan lagi yang mungkin sudah ratusan kali terjadi. Tak ada pribadi seperti Dia di dunia ini. Kasihnya begitu besar dan murni. Cintanya begitu dalam dan sejati.. Tulus dan tak Bersyarat, itulah kebaikanNya.

Pasangan Hidup.. (pergumulan nih, boz!)

heiho..

Melihat sinar yang muncul dari matamu membuat aku menjadi berpikir, apakah itu tanda bahwa engkau memikirkan diriku? Aku tidak yakin dengan apa yang aku lihat, tapi aku berusaha mengungkapkan apa yang baru aku lihat, yaitu arti dari pandangan itu.

Kagumkah engkau pada diriku? seperti aku mengagumi dirimu? maukah engkau menjawabnya untukku, wanitaku? aku akan menunggu..

Saat ini ada satu nama yang mengisi hariku. Nama itu terdengar begitu indah bila aku menyebutnya dengan hatiku. Hari semakin jauh dan kita begitu dekat. Lebih dekat dari sebelumnya. Kiranya apa yang membuat hal ini bisa terjadi? apakah ini manusia yang berencana atau Tuhan yang bekerja? Aku yakin kalau Tuhan yang bekerja pasti berakhir bahagia, sedangkan manusia? entahlah......

Aku ingin mendapatkan pasangan hidup yang terbaik. Terbaik menurut Tuhan ku. Aku ingin menjalani hidup ini dengan wanita yang aku cintai. Wanita yang takut akan Dirinya, itulah yang aku cari. Cantik diluar terlebih lagi cantik hatinya. Aku yakin akan mendapatkan wanita itu, entah kapan.

Wanitaku, jika engkau bukan pasangan hidupku aku tak mau memaksakannya, karena pastilah ada pria yang tepat sedang menunggumu di luar sana. Saat ini aku mau menyerahkan hati dan perasaanku pada Dia, biar Dia yang selidiki, apakah benar yang aku rasakan saat ini.


"aku mohon Tuhan, beri aku petunjuk"

“cara yang ideal untuk menyatakan Cinta” (love Version)

heiho..

Malam semua. Apa kabar kalian? Pastinya Luar biasa yah…

Malam ini gue kepala gue lagi pusing banget. Gak tahu apa penyebabnya, karena ini muncul begitu tiba-tiba sehingga membuat aktivitas gue jadi keganggu. Sebagai pelarian dari kepusingan yang sekarang ini lagi gue alamin, gue keinget kalo gue masih punya satu hutang sama diri gue sendiri tentang satu tulisan yang belom juga gue selesain ampe sekarang, padahal gue udah lama banget nyebarin semacam angket kecil ama anak-anak UKM yang berisi cuman satu pertanyaan aja. Maka mumpung ini satu kesempatan yang baik banget, secara gue juga lagi ada rasa niat untuk nulis, yah sudah mending gue sikat sekarang aja daripada ditunda lagi.

Sebelum gue menulis lebih lanjut lagi, gue pengen bilang makasih banget buat atensi anak-anak yang udah mau luangin waktu dan pikirannya untuk mengisi dan terima kasih juga bagi orang-orang yang gak mau ngisi (kenapa sih, kok gak mau ngisi? Heran deh..).

Tujuan tulisan ini sebenernya untuk mencari tahu isi kepala dari anak-anak HUGe tentang masalah “cara yang ideal untuk menyatakan Cinta”. Rata-rata pendapat dari anak-anak kurang lebih banyak kemiripan, tapi ada juga yang sangat nyeleneh dan bahkan ada yang cukup ekstrim. Alasan lain adalah karena waktu itu kondisi dari anak-anak UKM (menurut pengamatan gue) sangat miskin komunikasi antar personal, meskipun ada itu cuman terkesan basa-basi. Yah, disamping itu juga gue pengen tahu pendapat anak-anak HUGe tentang masalah Cinta, karena kan kita bernaung dalam organisasi mahasiswa yang bersifat kerohanian yang jarang banget ngebahas hal gituan, maka dari itu gue kepengen tahu banget karena jangan sampe aja gara-gara gak pernah ngebahas hal yang kaya gitu kita malah jadi anak muda yang jaim yang terkesan linglung dan gak nyambung kalo udah menyangkut masalah Cinta yang sebenernya itu adalah masalah yang riil yang dihadapi oleh setiap anak muda.

Tulisan ini gue mau dedikasikan untuk orang-orang yang sedang mau mencari cara terbaik untuk menyatakan Cinta sama seseorang. Mungkin aja ini terlihat agak sedikit konyol buat dibaca, tapi gue rasa jawaban dari temen-temen HUGe yang mau rela ngisi angket yang gue berikan itu hampir semua menjawab dengan jujur dan cukup mewakili pendapat mereka.

Akhir kata selamat membaca…

Pertanyaan dan jawaban yang ada adalah sebagai berikut ini:

PERTANYAAN :

“ APA SIH CARA YANG IDEAL UNTUK MENYATAKAN CINTA SAMA SESEORANG?”

JAWABAN :

Bayu Bary Wibowo (tekhnik’06)

“Yang penting tuch Qt harus yajin thdp pasangan Qt, bahwa dya benar2 diciptakan Tuhan u/ Qt. Ya… dgn sedikit gombal mungkin akan membantu, yang lebih penting lagi –in the name of Yesus-”

Must Yoga (Jurnalistik’02)

“Kalo menurut gue, cara yang cocok/ ideal u/ mengutarakan Cinta dengan sesuatu yang sederhana namun mendalam dan berarti, karna menurut survey sebagian besar wanita lebih suka dengan hal yang romantis…”

Hendrik Hasiolan(Humas’05)

“Dengan ngomong langsung”.

Awan Prasodjo(Humas’03)

“ Kalo yang bukan tipe romantis itu agak ribet juga (lho malah curhat), maksudnya jadi diri senfiri aja, kalo mo menyataka Cinta melalui pernbuatan aja mis: selalu perhatian dalam arti kehidupan sehari-hari”.

Teenooz(Alumni -Jurnalistik’03)

“Curahin lewat semua media. Lewat kata2, perbuatan, sikap, care, etc. tunjukin kalo lo bener2 pengen jadi orang yang tepat buat dia. Ga usah pusing soal hasil akhir. Doain aja lu sama dia dikasih yang tepat sama Tuhan. Tapi inget, love is somethin’ bout makin someone comfort”.

Binsar Siagian(Humas’06)

“Ajak si perempuan kesuatu tempat yg romantis sepreti ke taman/ ke café yang ada musiknya/ ajak ke candle light dinner. Nyatakan isi hati kalo ternyata si pria suka/ tertarik/ sayang kepada si wanita istimewanya”.

Jimmy M. Kmoer(Ex. Mahasiswa Sahid)

“Saya selalu menyatakan cinta dengan memberikan ciuman dan memberikan apa keinginan kekasih saya, mungkin itu yang bisa saya berikan. Oke. Selamat mencoba dengan saran saya. Gbu”

-Re-imoet-(Humas’03)

“Idealnya: nyatain di tengah kerumunan orang banyak, kalo bisa kalo lagiadda acara 2 seru bareng temen2, mis: nyatain di acara BBQ, jalan2 bareng, nginep bareng di Anyer, ultah temen, dll…

Nb: kalo bisa kalimatnya bukan will u be mine?..tapi..4magic words-> Will you married me? Hehehehe…”

Grollus Daniel(Alumni-Jurnalistik’01)

(maaf karena tulisannya gak begitu jelas, mungkin kurang lebih seperti ini maksudnya)

“Pastikan ini bukan omong kosong , tetapi perasaan dari hati yang terdalam, setelah sekian lama kenal kamu lebih dalam lagi ini tulus bahwa Aku Mencintaimu”


Deacy_Lutcu(Akuntansi Atma Jaya’02)

“Menurut gue disaat yang ga perlu ada persiapan, ya spontan aja. Mungkin disaat diperpus bareng, dikelas bareng ato ditempat2 yang bikin lu berdua lagi asyik dan have… show the reality from ur heart.”

Devied(M. Pariwisata’04)

“Dengan memberikan coklat, dan memberikan bunga mawar di Candle light dinner.”

Egy(Humas’04)

“Dengan memberikan senyum dan memasang cincin emas di jari tangannya.”

Lasido Rejeki(Alumni M.Perhotelan”02)

“Pergi ketempat-tempat yang bisa dikenang, spt: Dufan, Café, Lembang, Bale air, Mall, trus sambil kasih sesuatu si cowok baru nyatain cintanya. Itu akan berkesan banget atau si cowok secara spontan menyatakan cintanya jadi suiprise getho dech!! Hehehe”

Shirley Christy(Humas’04)

“Kalo menurut saya cara menyatakan cinta adalah secara face to face jadi tau bener bagaimana mimic orang kita tembak.”

Aldo(Fikom’05)

“Dengan membawa temen kita ke suatu tempat yang romantis, lalu disana kita menyatakan cinta missal, membawa ke pemandangan alam terbuka lalu saat kita mengungkapkan disertai dengan ciuman kearah keningnya.”

Sima&Marco(Ekonomi’00)

“Ngomong langsung dong, kalo perlu bawa sesuatu jd kesannya serius.

Saran: Ga jauh beda she dari Sima, tp klo gw sih kalo ngayalin/ bayangin kayaknya dipantai Cuma ber2 an & pake makan sea food.”

Sekar(M.Perhotelan’06)

“Whaah..yang paling bae cie diomongin langsung..moment’a psa malem ditempat yang tinggi biar semua pemandangan dibawah keliatan. Pokok’a bener2 yang keluar asli dari hati. Ach,, nda tw lagi..hueheuheueh..

Melvin Yeremia(Broadcast’05)

“Jadilah seorang yang GENTLE MAN!!! Katakana isi hati lo eke dia langsung tanpa perantara, apapun hasilnya loe harus optimis bahwa loe itu emang pantes bersanding bersama dia –selamat mencoba-.”

Dee(M.Perhotelan’05)

“Cara mengatakan cinta itu sebaeknya :

-mengikuti Reality Show!!

-Atau tembak aza langsung.”


Lucken(Alumni M.Perhotelan’01)

“Ungkapkan dengan sejujurnya apa yang kau rasakan dan bilang aku ingin tertawa bersama dan menangis bersamamu.”

Marianta(M.Perhotelan’05)

“Maunya she ngomong langsung, ga perlu bawa apa-apa juga ga papa…tapi kalo bisa ngomongnya di Gereja kan seru bisa langsung gereja bareng…hehehe…”

Bertho(Akuntansi’03)

“Dengan mencari tahu apa yang disukain sama pasangan trus nyatain dengan cara tersebut (hobby pasangan). Contoh: kalo dia suka nyanyi, nyatain dengan nyanyi juga (tp harus dikreasiin).”

Rein Fransiscus. P(UPN Veteran- Ex. Sahid)

“Tahan dulu untuk menyatakan cinta terlebih dahulu mengenal dulu dan baru mencari apa dia uda punya pacar atau belum, kalau belum baru sikat sampai abis.”

Christina Saragi(Akuntansi’03)

“Aku pasti bilang langsung @candle light dinner in the first time. Pake bahasa Indonesia, biar lebih paham dan langsung ngerti..Aku saying kamu.”

Andrew(Ekonomi’06)

“K’lo manurut gue sich dengan katakana langsung sama si dia…coz itu lebih romantiz dari pada harus lewat tlp/ SMS. Thanx, GBU.”

Sheira V.W (Fikom’05)

“Nyanyi lagu cinta favorite orang yang igin dinyatakan!! Sambil main gitar/ piano di café/ restoran yang romantis di depan orang banyak!! Sambil kasih baunga, boneka favorite cewe ato cowo itu”.

Witha(Manajemen Atma Jaya’02)

“Ya, tergantung bagaimana pihak yang mau ditembak sih biar kena langsung gitu. Tapi gue sih lebih suka yang romantis, misalnya yang nem,bak itu kasih bunga, nyanyi lagu sendiri, dan bikin puisi sendiri..kayaknya lebih berarti aja!”

Edo(Jurnalistik’02)

“Lebih baik di katakan langsung kepada orang yang kita cintai tersebut tetapi hatus di uji dulu ada tidak adanya kesempatan untuk di terimanya cinta kita itu.”



Gimana udah pada baca kan? Apa yang kalian dapet dari semua jawaban temen-temen HUGe yang beraneka ragam? Apapun yang kalian dapet semoga itu adalah positif dan membangun buat kalian. Kalo menurut gue beraneka ragam jawaban itu didasarkan atas berbedanya pengalaman antar pribadi. Ada yang udah sangat berpengalaman, cukup berpengalaman dan mungkin ada yang belum pernah merasakan sama sekali.

Gue sangat menghargai semua jawaban temen-temen yang gue pikir semuanya adalah Baik dan ideal untuk masing-masing pribadi jadi GA ADA SATU POLA KHUSUS untuk menyatakan Cinta, tapi kalo boleh menambahkan dikit aja, jika semua cara atau strategi telah disiapkan dengan baik tapi ngga memulainya dengan Doa, gue rasa itu semua percuma aja, karena bagaimanapun juga segala sesuatu yang dimulai dengan Doa pasti hasilnya LUAR BIASA!

Okeyh Guys, gue berdoa semoga temen-temen HUGe bisa mendapatkan pendamping yang tepat dan moment pernyataan cinta yang indah untuk dikenang. Amin.

“Manisnya Cinta dirasa hati, jika kita ada didalam Dia”. (Dana Suprihatin)

Monday, March 19, 2007

Cerita kelabu dari Kota Malang.

heiho..

Sore semua..

Sore ini gue sangat lega banget karena pada akhirnya gue udah menyelesaikan skripsi gue untuk BAB4 yang udah cukup lama dibiarkan terlantar. Nah, makanya gue bisa mampir ke warnet untuk menuliskan sepatah 2 patah kata yang mungkin gak cukup penting untuk dibaca..hehehe

Hari ini gue cuman mau bahas dan kalo bisa sekalian tuker pikiran ama kalian semua tentang kejadian yang menghebohkan yang terjadi belom lama ini di kota Malang yaitu tragedi "bunuh diri yang dilakukan oleh seorang ibu muda yang mengikutsertakan ke4 anaknya yang masih kecil-kecil".

Guys, sapa yang nyangka yah ternyata orang yang ikut Tuhan bisa ngelakuin hal yang seGila itu? asli kalo liat berita tentang hal itu rasanya gue kasihan dan sedikit kesel ama pilihan yang diambil oleh Alm. Ibu Mercy. Padahal anak-anaknya itu punya banyak banget kesempatan untuk melihat banyak hal, melakukan banyak hal dan merasakan banyak hal dan gue yakin setiap mereka pastinya punya cita-cita yang ingin diwujudkan. Yah, gara-gara salah mengambil keputusan akhirnya hilang dan gak berbekas semua impian dan harapan mereka. Sayang banget....

Huh, makin kesini makin aneh2 aja kejadian yang ada, sampe-sampe gue jadi terbiasa kalo liat berita yang isinya hal-hal yang menakutkan atau mensadiskan. Bener banget apa yang ada dalam Alkitab tentang tanda-tanda akhir jaman yang udah semakin jelas aja kelihatan. Yah, sekarang ini aja gue juga lagi mengalami yang namanya peperangan rohani. Dimana setiap Dosa Favorite yang ada dalam hidup gue itu memaksa untuk keluar dan membuat gue terjatuh lagi didalam dosa yang lama, bukan sekali tapi berkali-kali. Padahal keledai aja gak mau jatuh kedalam lubang yang sama, masa gue yang bukan binatang malah jauh lebih parah.

(Kembali ke laptop) Tapi gue gak tahu juga deh, karna sapa tahu gak semua orang setuju dengan pendapat gue yang tidak membenarkan jalan yang Ibu Mercy ambil meskipun dibarengi dengan alasan apapun juga. Yah, harapan gue semoga lewat kejadian itu jadi membuat kita makin deket ama Tuhan dan makin berserah sama Dia. Semoga aja hal kaya gitu gak terulang lagi dan semoga ga ada lagi anak Tuhan yang nekad kaya gitu. Amin.

Sunday, March 11, 2007

ARRGHHH.....

heiho..

Malam semua.

Guys, pernah gak sih kalian bertengkar dengan orang tua kalian? khususnya Bokap? kalo pernah berarti kita senasib kawan. Karna malam ini gue lagi aga sedikit kesel ama bokap, makanya gue mengungsi ke warnet terdekat.

Emang sih, awal permasalahan itu dari gue sendiri yang aga males kalo disuruh, apalagi kalo lagi badan cape. Tapi sebenarnya itu bukan alasan, karna namanya anak tuh kudu nurut kalo disuruh ama orang tua, iya ga?

Yah, sekarang sih gue aga tenang. Terimakasih banget ama Tuhan, karena ini adalah karuniaNya. Tapi gue heran, kenapa anak cowo itu paling sering banget bermasalah ama Bokap, padahal nantinya kita juga akan menjadi orang tua. Mungkin gak sih apa yang kita alamin sekarang itu akan kita alamin juga nantinya? kalo berpegang pada prinsip alkitab tentang tabur tuai, maka kemungkinan terjadi besar banget.

Kalo gitu, gue cuman minta kekuatan dan kesabaran ama Tuhan ketika hari itu terjadi, dan diberikan hati yang bijaksana dalam berbicara dan mengambil tindakan dalam kondisi kaya gitu. Ok, gue ngerti sekarang dan gue akan menerima ini sebagai pengalaman hidup. Btw, aneh banget sih gue, kok punya masalah niatnya mau minta jalan keluar lah ini malah menyelesaikan masalah itu sendiri. aneh pisan....

Eh, tadi tuh pas gue gereja, gue gak pergi sendiri, tapi bareng ama kaka gue yang nomor 2. Seneng banget bisa gereja ama salah satu anggota keluarga, karena biasanya sendiri ato ama anak2 HUGe. Semoga aja ini bukan yang pertama dan yang terakhir. Kenapa gue bisa bilang gitu, karena keluarga gue itu masih susah banget nerima perubahan. Yah semoga aja...

Bentar lagi Sahid mau paskah, kira2 sapa yah yang jadi ketuanya? hmm...menurut gue kemungkinan besar itu pasti para pengurus yang belom pernah jadi ketua panitia apapun. Siapapun dia semoga aja itu yang terbaik yang Tuhan pilih, karna gue yakin kalo Dia yang pilih pasti the best banget. siip deh...

Nah, melihat dari masalah yang gue alamin saat ini, kayanya gue gak bisa pertahanin sifat males gue ini, karna dampaknya gak bagus baik buat gue sendiri maupun buat lingkungan gue sendiri, misalkan keluarga gue sendiri. Buat anda sekalian yang mungkin lagi mengalami seperti yang gue alamin saat ini, semoga kalian bisa menemukan jalan keluar yang terbaik, karna beda orang, beda masalah dan beda jalan keluarnya, tapi tetep jalan keluar yang utama itu ada pada Tuhan.

Ok, selamat malem dan met istirahat
semoga pada mimpi indah dan jangan pada ngiler yah... malu udah gede!
hahahahaha :)

Peace,,,

Wednesday, January 31, 2007

Cinta diawal tahun07: Apakah berakhir indah?

heiho..

Permulaan tahun 2007 diisi dengan cerita-cerita mengejutkan yang aku dengar. Cerita lama yang dimainkan oleh pemain baru dan pemain ada juga pemain lama.
Cinta, itulah inti ceritanya. UKM Rohkris, itulah tempatnya.
Cerita yang sebenarnya dimulai sejak dinyatakannya sebuah perasaan dilanjutkan dengan perhatian dan kedekatan. Saat ini cerita itu masih berjalan dan terus berjalan. Cerita berlanjut dengan adanya sebuah pesan singkat yang merupakan isi hati seorang pria. Dan inilah yang membuat cerita semakin menyala. Itu adalah satu cerita dimana masih banyak cerita yang mengusik keberadaan ang Cinta. Aku heran kenapa hal ini bisa terjadi dalam waktu yang sama, tanpa bermaksud hebat, mungkin ada sesuatu yang dapat kita ambil hikmahnya adri setiap cerita yang muncul, dimana cinta dan perasaan saat ini menjadi isu utama.
Tak bisa aku tebak dimana cerita ini akan berakhir, tapi dimanapun nantinya hati berlabuh aku berharap bahwa itulah adalah yang terbaik.
Lov N Pray

Kagumku dan muakku: Jeritan Hati

heiho..

Hari terus berjalan dan tak kusadari bahwa namamu sudah menjadi bagian dari hidupku. Memang terdengar tidak mungkin tapi aku ingin mengatakannya, bahwa kekagumanku padamu jauh lebih besar dari yang lalu. Akankah semua ini berakhir indah aku tidak tahu...

Wanitaku , aku tidak mengerti mengapa semua ini terjadi? tahukah engkau bahwa keberadaanmu dalam hatiku ternyata diketahuhi oleh banyak orang. Aku merasa tidak nyaman dengan hal itu, apalagi ketika semuanya mengeluarkan pendapat yang menurutku semuanya itu adalah salah.

Jauh di dalam hatiku aku ingin berkata pada kalian semua:
"Berhentilah menjadi orang yang tahu segalanya, dan hentikan sindiran-sindiran yang keluar dari mulut kalian yang membuat aku MUAK!

Hmm..tidak terasa semua telah terjadi dan terus terjadi. Sindiran demi sindiran aku dengar dan aku hanya bisa terdiam tanpa bisa dan mau berkata. Aku ingin sekali keadaan menjadi seperti biasa, tanpa harus ada yang berubah. Yah, memang tidak mungkin sih, tapi kalau saja mereka bisa menahan setiap kata2 yang keluar dari mulut mereka, mungkin keadaan menjadi baik dan kemuak-an aku akan sirna seiring waktu berjalan.

Tanpa ada perasaan benci aku berkata ini pada kalian dan dengan perasaan kagumku yang semakin besar aku menuliskan ini padamu, wanitaku.

Monday, January 22, 2007

Sepenggal cerita dari 9210i

heiho..

Sepenggal cerita dari 9210i



....Sist' td aq uda baca tulisan km berulang-ulang dan aq cukup kagum dengan kejujuranmu. Sepertinya banyak hal yang ingin kamu bahas sama aq yah?keliatan dari begitu banyaknya pertanyaan yang kamu kasih ke aq. Mungkin karena medianya terbatas jadinya gak all out gitu deh..bener ga?
Sebelum aq jawab pertanyaan kamu, aq ingin menegaskan satu hal dimana mungkin jawaban aq sangat mengecewakan kamu dan jauh dari harapan kamu..
*aku sedikit setuju dengan anggapan kita harus peka dengan suara Tuhan atas situasi yang betul-betul mengharuskan kita untuk mengambil keputusan, dalam hal ini memutuskan untuk memulai sebuah hubungan cinta. Karena sejatinya kita tidak pernah tau atas apa yang kita butuhkan,hanya Dia yang tahu. Dalam hal ini kita hanya dapat mengetahui bahwa 'gue' mau tipe cowo yang seperti ini dan itu, yang menurut kita baik tentunya, tapi sayang kita tidak tahu pasti,apa iya yang menurut kita baik menurut Tuhan juga baik?
Maka dari itu kita perlu tuntunan Tuhan atas apa yang kita akan pilih. Dan percaya dalam hatimu ketika engkau Benar menyerahkan pilihanmu padaNya, maka Dia akan turut serta dan melakukan yang terbaik untukmu. Dia tidak akan membiarkan kita terjebak dalam pilihan yang salah, kalaupun iya pasti ada sesuatu yang indah dibaliknya.
Bicara tentang mengetahui akan kehendak Tuhan memang bukan satu pekerjaan yang mudah, bukan juga berarti gak mungkin yah..? Kita bisa tau kok, tapi aku gak mau bahas disini, panjang bo', ntar aja kalo kamu ada waktu.
Sejujurnya aku lebih suka untuk membahas tentang kamunya, bukan dia. Karena aku lebih berpihak pada wanita, secara wanita itu selalu menjadi korban dan mahluk yang paling bodoh (upz,maap yah) jika sudah jatuh cinta, memang gak selamanya seperti itu, tapi kbanyakan iya. Perhatiin deh contoh kasus ****, coba kamu lihat gimana seorang wanita jika sudah jatuh cinta itu gampang banget untuk diperdaya dan selalu aja menjadi korban dari keegoisan dan kearoganan laki2. Memang pria nya berbeda, tapi dari sini kamu bisa belajar untuk lebih bersabar dan mau menunggu untuk mengenal lebih dalam pria yang kita cintai sebelum kata "kita jadian" itu keluar...
Karena cara menilai seorang pria itu bisa dengan waktu dan Waktu juga yang akan membentuk pria itu untuk lebih matang dan memiliki komitmen serta bertanggung jawab atas pilihan yang dia buat. Ini bener loh, karena aku baru mengerti ini setelah sekian lama aku merenungkan perjalanan cintaku.
Dan aku tipe orang yang tidak setuju jika pria mempermainkan perasaan wanita. Makanya aku juga tidak berharap kamu sampai dipermainkan sama pria, karena itu sama dengan kejahatan.
Setelah sekian panjang penjelasan aku yang mungkin tidak begitu jelas, saran aku adalah KAMU JANGAN PERNAH TERLALU MUDAH UNTUK JATUH HATI, KALOPUN SUDAH, JANGAN TERBURU2 UNTUK JADIAN,COBA AMBIL WAKTU UNTUK BERPIKIR ATAS PILIHAN KAMU, KARENA KALO KITA TENANG, KITA DAPAT BERPIKIR DENGAN JERNIH. DAN GAK SALAH KOK KALO KAMU MELAKUKAN UJIAN ATAS PRIA YANG KAMU PILIH. POKOKNYA JADILAH WANITA YANG BIJAK DAN CERDAS, OK!
DAN JANGAN PERNAH MAU DIBODOHI OLEH YANG NAMANYA CINTA!!!!
Nah, itu adalah pendapat aku. Tolong diterima dengan kepala dan hati yang dingin tanpa ada perasaan negatif.
Btw, sampai kapanpun kita adalah saudara,bukan pas lagi dikampus aja, tapi sampai kapanpun. Karena aku sayang kamu dan udah anggep kamu adik aku, meskipun kita beda bapak dan mamak...☺ Karena dari dulu aku itu kepingin punya adik cewe tapi gak kesampean terus, maklum aja mamak ku uda monopause jadi dah gak bisa kasih dede kecil. Aku sadar banget punya banyak kekurangan atau bahkan belum bisa jadi kaka yang baik,tapi aku tetep berusaha kok dan semua nasehat aku itu untuk kebaikan kamu (adikku) bukan tetangga kamu.

luv n pray ♥

(when the truth become trouble)

(Nokia Tune…)

heiho..

(Nokia Tune…)

Sedari tadi hape gue gak pernah sepi, ada aja sms yang masuk. Wajar aja sih, karena ini kan malam Natal jadi hampir semua orang yang merayakannya pasti udah jadi suatu hal yang wajib untuk saling mengucapkan kata selamat Natal kepada setiap orang yang dikenalnya. Nah, hal itupun terjadi dengan gue. Ini memang bukan suatu hal yang penting untuk dibicarain, karena itu juga gue gak berminat untuk membahas hal ini lebih lanjut.

Eh, masih inget gak ama tulisan gue yang mengenai “wanitaku”? gue yakin pasti pada lupa deh, Dasar! Nah, hal itulah yang ingin gue ceritain saat ini disamping hal-hal yang lain. Saat ini sosok wanitaku itu telah menjadi bagian penting dari cerita perjalanan hidup gue. Penting disini bukan berarti sosok dia telah menggantikan posisi Tuhan yang seharusnya menjadi pusat dari hidup gue, tapi lebih kepada melengkapi bagian kecil dari hidup gue yang besar ini. Gue bisa bilang melengkapi karena dia telah menjadi suatu energi positif yang dapat memberikan sebuah motivasi untuk lebih menghargai hidup dan menikmatinya.

Di akhir tahun 2006 ini bisa dibilang dia menjadi bagian terindah dalam hidup gue. Indah karena pada akhirnya gue bisa merasakan perasaan yang berbeda terhadap seorang wanita setelah sekian lama menjadi seorang lelaki yang dingin, dikarenakan ketakutan sama yang namanya Cinta. Bisa dibilang ini sebuah anugrah, karena secara tidak langsung membuktikan kalo ternyata gue masih normal alias bukan Homo. Ngomong-ngomong soal Homo, keliatannya makin banyak aja orang kaya gitu? Sodom dan Gomora gitu deh…

Back to da topic. Perlu gue informasikan sedikit, kalo yang gue rasakan ke wanita itu saat ini baru perasaan kagum aja. Memang wanita ini unik dan jarang gue temuin. Gue pernah juga bilang hal itu ke dia, dan mungkin dia gak percaya dan kesannya gue sedang membual, padahal kan gak gitu. Sebenernya gue bicara jujur dari hati yang terdalam. Pokoknya beruntunglah pria yang berhasil mendapatkan dia, karena banyak hal positif yang dia miliki yang saat ini udah jarang banget ditemuin dari diri cewe-cewe pada umumnya. Neng geulis, abdi tuh salut banget ama maneh…

Tak ada gading yang tak retak, mungkin itu pepatah yang tepat untuk dia. Ada beberapa sikap yang bisa dibilang gak terlalu gue suka dan sempet juga itu gue bilang ke dia. Tapi hal itu gak serta merta membuat penilaian gue buruk tentang dia dan bisa jadi dia menemukan banyak hal yang tidak dia suka yang ditemuin dari hidup gue. Saat ini gue begitu menyukai situasi dimana gue bisa bersama dengan dia, meskipun terbilang jarang tapi itu jauh lebih baik daripada gak sama sekali.

Belum ini dia sms gue ngucapin selamet Natal. Gue pikir dia bakalan lupa untuk sms gue, secara dia kan punya banyak banget list nama yang mau di smsin. Puji Tuhan kalo ternyata dia masih inget, ngarepin juga sih.. hehehe

Eh, Natal ini juga jadi Natal yang kelabu untuk sebagian temen-temen gue, misal: Iruth (Mamanya baru meninggal), Must Yoga (Mamanya masuk RS karena serangan Jantung), Bertho, Erwin, Itha dan manusia-manusia perantau lainnya (Ngerayain Natal taun ini tanpa adanya keluarga disisi mereka) dan lain sebagainya. Tapi ada juga yang lewatin Natal taun ini dengan bahagia, misalnya aja: HoRe (baru aja jadian), Wita dan AL-Angkatan Laut (jadian juga), Ruly and Kodok (juga jadian), Melvin (dapet hape baru, karna yang kemaren ntu ilang), dan juga Dana_Jf yang telah mampu membuktikan bahwa dia adalah lelaki yang normal alias bukan Homo, dan berita bahagia lainnya.

Tahun 2006 ini meninggalkan banyak kisah untuk kita semua, suka, duka telah menjadi bagian dari hidup kita selama setahun ini. Apapun yang kita alami selama setahun ini, mungkin kita jatuh bangun dan jatuh lagi dan bangun lagi, tapi jangan pernah berhenti berjuang untuk hidup yang berkenan dimata Tuhan kita. Gue sendiri banyak melakukan kesalahan di taun ini, dan gue juga banyak dapet masalah di taun ini dari masalah yang sepele sampe masalah yang rumit, semuanya gue lewatin dan gue jadikan pelajaran buat gue menjadi manusia yang lebih baik lagi, entah itu dimata kalian maupun di mata Bapa gue yang disurga.

Kira-kira tahun 2007 ini hidup gue masih tetep sama atau ada perubahan yah? Hmm.. mari kita saksikan aja deh… tapi gue sangat optimis karena Immanuel (Allah Beserta Kita).

Welcome 2007 and Goodbye 2006

Hey..hay..Horaz





heiho..


Hey..hay..Horaz

Aduhh, udah lama banget gue ga nulis nih, kangen juga rasanya. Eh, daripada bengong gak jelas mending gue cerita dikit kisah perjalanan gue,,siap?? Brangkat..
Sebenernya ide pulang kampung itu datengnya dari gue. Becanda doang sih, eh gak taunya diambil serius ma nyokap dan emang kebetulan gue udah lama banget ga pulang ke kampung dan puji Tuhan juga ada berkat untuk berangkat kesana, maka jadilah 31 des 06 gue mudik. Gue kesana naek Adam Air dan naek mobil catutan dari Medan ke Samosir lewatin jalur TELE. Asli tuh jalan gak layak banget, dah kaya offroad aja. Mending mobilnya dukung, lah ini angkot butut yang dah gak jelas ada shocknya apa ngga. Dan gue duduk didepan disamping pak supir yang sedang bekerja mengendarai mobil supaya baik jalannya, tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk....

Nggak gitu! Yang bener gue duduk di depan bareng nyokap yang badannya xtra large. Makin sempurnalah perjalanan gue... pfiuhh??!! Dah gitu ni jalan meliuk2 dan rawan longsor, walhasil kita orang jadi mendadak rohani sepanjang jalan, yah gue berdoa aja, abis takut juga...:)
Nah, serunya pas nyampe gue udah kaya artis gitu, dipeluk dan diciumin mpe tipis nih pipi.Asli gue kaget banget ternyata mereka antusias banget ngeliat gue dan hampir setiap orang yang ngeliat gue pada komentar (dalam versi batak: bagak hian, gajang muse...eee...ganteng do anak mu) haha... gue cuman bisa nyengir kuda denger semua komentar mereka, di Jakarta gak ada yang komentar kaya gitu, sekalipun ada cuman basa-basi doang. Kalo mereka ngga, keliatan dari matanya...hahahaha... bisa aja loh, Dan :p

Nah , pengalaman yang ancur itu dimana gue mandi cuman pake CD doang ditempat umum –Danau Toba. Gila banget tuh, entah darimana gue bisa berani kaya gitu, apesnya sekarang danaunya udah jorok banget. Disitu tempat nyuci baju, piring, sampe nyuci makanan dan disitu juga para kerbo dan babi enak-enakan mandi dengan sukaria...
Ih, geli banget ...gue bingung kok pada tahan orang sana???

Tapi enaknya rumah opung gue deket ama danau jadi kalo mau liat danau gampang, tapi sayang dibawah umah opung gue itu kandang babi dan kerbo, puas deh gue nyium Ee mereka...
Itu tadi pengalaman dikampung bokap gue-Nainggolan. Lain lagi pengalaman dikampung nyokap gue. Rumah yang gue tidurin itu udah lumayan modern dan ada kamar mandinya, tapi sayang gak ada aernya, sekalipun ada itu aer ujan yang mereka tampung...ahh udah kaya kambing aja gue (parah..parah..), Yah selama dirumah opung dari nyokap, gue mandinya di permandian air hangat di daerah (kalo gak salah) Pangururan. Enak sih bisa mandi aer belerang, tapi (lagi-lagi) gue risih banget mandi bareng cowo2 yang gue gak tau dia ada penyakit kulit apa ngga? yang mandi satu kola ama gue dan edannya mereka pada BUGIL lagi... dan gue liat dengan mata kepala mereka gosok2 badan merka dari atas kepala ampe kaki didalam kolam tanpa ada perasaan bersalah...hey, lo kira ini kolam buat badan loe doang????

Asli kalo ngga karna terpaksa, gue gak tega biarin badan gue mengalami penyikasaan ini yan menurut gue udah kelewat sadis...yaikss!! sori yah kalo ngga sopan tapi asli gue jijik baget...
Eit, ampe lupa kalo malam taon baruan itu gue gereja di HKBP Lumban Suhi2. Baru kali ini gue ngerasaain gereja di kampung. Jalan dari rumah opung gue ke gereja sekitar 500 mtr dan itu gue tempuh dengan berjalan kaki P.P ditemani gelapnya malam karna belum ada lampu jalan dan gak ada angkot yang masih keliaran jam segitu...lumayan olahraga malam..
Sekarang ini gue lagi di pesawat (Batavia Air), menikmati cuaca dan pemandangan yang cerah dari jendela kaca gue. Terima kasih Tuhan. Engkau menyertai aku sekeluarga dari kami pergi sampai saat ini. Jujur aja rada ngeri juga balik pake Adam Air, secara berita hilangnnya pesawat adam heboh gitu di tipi. Bang tinus juga sempet kasih petuah kalo bisa jangan pake adam air kalo pulang..

Rencananya awal gue balik tanggal 5 dari medan, eh ternyata tiket abis, kalaupun ada mahal banget, itupun Adam Air...ngga lah...jadinya gue bermalam di Pardede Hotel dan gue jadi ada banyak waktu untuk muterin Medan dan liat2 kota Medan.

Itu aja dulu story gue, sekarang gue mau istirahat karna gue kurang enak badan. Selamat tinggal Samosir, selamat tingal Medan, gue akan merindukan semua kenangan itu...
Selamat datang di Jakarta, selamat datang kembali ke kehidupanmu yang sesungguhnya Dana, dimana skripsi dan kuliahmu udah menanti....
Tenkyu Jesus untuk semuanya...

From da sky with lov

Pagi...





heiho..


Pagi...

Hari ini (91206) merupakan sabtu yang bahagia. Gue seneeeeng banget. Tau kenapa? Karena eh karena, kemarin itu gue abis Natalan HUGe dan seneng banget bisa kumpul ma temen, abang, dan adek2 gue..
Gue juga seneng banget bisa kumpul dan ketawa bareng ma Pengurus baru, secara kemaren kita baru aja Rekonsiliasi. Gue seneng bisa ngeliat semuanya senyum, apalagi Ketua HUGe- Vony. Karena udah lumayan lama gak liat dia senyum, ternyata kalau senyum manis juga :) Kan kalo senyum gitu jd bagus...
Tau lagi gak? gue juga gak sabar mau jalan ma mereka karena rencananya mau ke Dufan, pasti seru banget deh, apalagi kalo yang ikut rame... :)
kalo begini gue jadi inget ma pengurus HUGe yang lama, ihh, gue kok jadi melow gini yah? sepertinya lagi cengeng nih Dana..

pokoknya Praise Da Lord untuk ini semua.... :) :) :)

nah, ni gue masukin foto2 waktu natal di Sahid. Untuk muka2 yang masuk kesini berbahagialah sekarang anda menjadi TERKENAL... hehehe























Untukmu ketua HUGe yang kuhormati

heiho..


Untuk mu ketua HUGe yang kuhormati :

Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan beberapa keluhan dan kekesalan yang hari ini saya rasakan. Mungkin sangatlah tidak bijak dan bukan tempat yang tepat untuk membicarakan hal ini, sekali lagi, ini hanya sebuah curahan hati yang bukan suatu hal yang penting.

* Hari ini saya begitu kesal sekali dengan sikap anda yang menurut saya sangat tidak sopan. Anda masih ingat kata-kata yang anda utarakan saat itu di UKM? Kalo tidak biar saya bantu. Tadi anda berbicara dengan nada yang tidak bersahabat dan air muka yang tidak menyenangkan perihal ruangan yang terlihat berantakan. Saya akui memang itu salah tapi saya sangat menyayangkan perkataan yan anda lontarkan. Terserah kalo saya dibilang tersinggungan atau yang lainnya, tapi kalo posisi kita ditukar, saya ragu apa anda bisa sabar mendengar perkataan itu?*

Ampuni saya atas kesalahan yang telah terjadi. Tadi sore saya melihat anda berdiri di depan kampus sedang menunggu bis. Saya tau ada sesuatu yang tidak beres dengan anda. Meskipun saya tidak tahu apa, tapi saya dapat merasakannya.

Apapun yang menjadi pergumulan dalam hidupmu, jangan menyerah, Tuhan ada dipihakmu!!

131206

heiho..

131206

Dear Lord,

Tuhan, aku ingin melihat dia hari ini... Engkau pasti tahu siapa dia yang kumaksud? Ya, dia adalah Wanitaku. Aku ingin melihat dia tersenyum, senyum yang sangat aku suka. Maukah Engkau mewujudkan itu yah Tuhan? Karena aku berharap dan aku berdoa.
Tuhan, Engkau adalah pribadi yang mengenal hidupku. Maka itu aku ingin bertanya padaMu, benarkah yang kulakukan ini, mengagumi dia, dia dan dia? Atau sebenarnya ini adalah sebuah kesalahan?
Entah bagaimana bisa perasaan ini muncul dalam diriku, mengagumi dia yang tidak aku kenal? Tapi salahkah aku, ya Tuhan? Suatu hari dia pernah mengetahui apa yang aku rasakan, yaitu perasaan kagum pada dirinya. Aku tidak pernah menyangka bagaimana bisa aku bicara sejujur itu pada dirinya. Saat itu aku sangat malu dan aku tidak dapat mencegah detak jantungku yang berdetak begitu cepat dan aku tidak dapat menyembunyikan bahwasanya aku sangat gugup saat itu. Sampai hari inipun aku masih tak mengira, kalo dia telah mengetahui apa yang aku rasakan pada dirinya, yaitu perasaan kagum.
Aku begitu malu jika bertemu dengan dia. Aku tak kuasa menahan sukacita yang muncul ketika aku berjumpa dengan dirinya dan melihat senyum itu. Ahh.. kenapa aku jadi seperti ini Tuhan? Aku seperti bukan Dana yang biasa aku kenal? Aku tidak mau menjadi aneh karena hal ini, meskipun sebenarnya sudah terjadi sekarang...

*
Biarkan perasaan ini terus ada, ya Tuhan, sampai kapan aku tidak tahu, tapi jangan biarkan perasaan ini hilang untuk saat ini.
Amin.

Terdiamku karena mu.

heiho..


Terdiamku karena mu.

Hari lepas hari kulalui tanpa adanya hadirmu disisiku, memang bukan hal baru bagiku, karena sebelum aku bertemu denganmu, hariku hanya seperti itu, sepi, sendiri tanpa ada yang menemani.
Sempat timul dalam hatiku ingin memilikimu, tapi setela kuyakini ternyata itu hanya keinginan sesaat. Tempat pelarian atas kesepian dan kesendirianku, tapi aku juga tidak yakin akan hatiku, karena terkadang hatiku berbicara palsu...ahh, entahlah.
Wajahmu kini tak lagi semanis yang dulu dan senyummu tak lagi membuat hatiku bergetar. Suaramu...aku sangat merindukannya, aku rindu untuk mendengar suaramu. Wanitaku akankah engkau mengerti perasaanku? Pernahkah engkau bertanya kepadaku? Sekalipun tidak! Aku benci akan keegoisan mu, sampai kapan engkau bertahan akan sikapmu yang seperti itu? Taukah engkau, bahwasanya aku mederita akan dirimu.
Kenapa kita dibiarkan betemu, jika hanya bisa saling menyakiti? Aku benci jika harus terus menyakiti orang yang aku suka. Sampai berapa lama lagi aku sanggup menahan ini semua, aku tidak tahu?
Aku masih mengingat hari itu, waktu engkau berbicara tentang hatimu, meskipun tidak sebaliknya. Hari itu begitu berharga bagiku...
Wanitaku, aku ingin sekali berada didekatmu, merasakan apa yan sedang engkau rasakan, aku tidak perduli jika itu adalah perasaan sedih, karena engkau adalah wanitaku.
Saat ini aku tidak tahu dimana engkau berada, mungkin hari ini engkau sedang berdua dengan orang yang engkau pilih. Aku disini hanya bisa duduk diam menantikan sesuatu yang tidak pasti....ah, aku benci jika harus merasa sendiri lagi.
Hari terus berganti, waktu demi waktu kulewati, tapi semua terasa hampa tanpa adanya hadirmu disisiku...
Aku menangis dan aku bersedih atas semua itu semua.....

Wanitaku

heiho..



WANITAKU

Hari ini aku melihat senyum itu keluar dari wajahmu. Aku tidak tahu apa yang menjadi penyebabnya, akan tetapi aku menyukainya. Lebih baik aku melihat mu tersenyum seperti itu dibandingkan melihat wajah murung andalanmu.
Tahukah engkau bahwasanya aku begitu malu melihat engkau berdiri dihadapanku? Nafasku seolah berhenti melihatmu ada didepanku. Aku sadar dan berusaha untuk tidak begitu panik, tapi tampaknya hal itu terasa begitu sangat sulit.

Biarkan senyum itu terus ada, karena aku ingin menikmatinya.

Hidupku beharga

heiho..

Baru saja hatiku tersadar, bahwasanya saat ini aku telah berusia 22 tahun. Sudah tidak muda lagi, tapi belum juga terlalu tua. Aku tersenyum kecil mengingat apa yang telah ku lewati selama ini. Selama 22 tahun ini banyak yang telah aku alami. Semuanya mendapat tempat di dalam ingatanku. Indahnya masa kecilku, sendirinya masa remajaku, dan akhirnya luar biasanya masa mudaku. Jika semuanya direkam dalam sebuah dokumentasi, maka itu akan menjadi sebuah cerita yang sangat luarbiasa. Aku yakin itu akan menjadi sebuah karya yang menarik untuk dilihat.
Tapi dari semua jalan cerita hidupku, perjalanan ku di dalam menemukan sebuah cinta adalah merupakan perjalanan yang mengesankan. Karena ini bukan perjalanan cinta biasa. Di dalam perjalanan cinta ini aku dapat merasakan dimana aku menjadi manusia yang berbeda. Yah, berbeada. Mungkin bisa diumpamakan perubahan yang terjadi di dalam hidupku layaknya sebuah kupu-kupu yang biasa kita kenal dengan istilah Metamorfosa.
Menjadi seekor ulat dianggap sebagai hewan yang gak penting!!, jijik, dan lemah. Tapi, siapa sangaka lewat pertolongan Tuhan dari semula menjadi ulat, tiba-tiba ada seekor kupu-kupu yang indah sungguh-sungguh sangat indah. Bahkan bagi jenis tertentu harganya bisa berkisar Jutaan.
...dan seperti itulah hidupku sekarang, kehidupan yang berharga.

Tuesday, October 10, 2006

Teman atau Sahabat?

heiho..

Teman atau Sahabat?

Bagi kalian yang baca tulisan ini, gue cuman mau tanya, sebenernya kita itu Temen atau Sahabat ?????????????

JAWAB!

Tuhan Berkati

Road to Makassar

heiho..

Road to Makassar

Tanggal 18 september 2006, pada pukul 02.00 WIT, adalah dimana pertama kalinya dalam hidup gue menginjak kota kelahiran salah satu kota kelahiran pahlawan di Indonesia – Makassar.

Kota yang cukup indah meskipun tidak terlalu ramai penduduk. Kalo boleh jujur sewaktu disana, gak ada waktu bagi gue untuk liat-liat kota Makassar. Selama disana gue selalu ada di dalam Hotel (Clarion Hotel). dan itu kerja tanpa jeda, jadi bisa kebayang gimana capenya disana.

Orang disana lumayan ramah dan wanitanya juga manis-manis. Gayanya mereka juga gak kalah ama anak Jakarta. Tapi orang sana rada dikit item, mungkin karena disana panas kali yah?

Seneng banget bisa pergi kesana, padahal siapa gue yang bisa diajak ama orang Focus? Udah gitu yang ngajak Orang nomor 1 disana lagi, gimana gak shock. Itu semua bisa terjadi karena siapa? Karena Tuhan Yesus tentunya. Yah, hanya Dia yang bisa melakukan hal yang luar biasa dan dahsyat, kenapa? Karena Dia Tuhan alam semesta. Kalo itu bisa terjadi am ague, tentunya juga bisa terjadi ama kalian juga, kenapa? Karena kita punya Tuhan yang sama.

Tuhan Berkati

BODOH !!!

heiho..

BODOH !!!

Gak mau berbasa-basi apalagi bersandiwara, saat ini gue mau bilang kalo kita adalah sekumpulan orang BODOH!!. Mungkin kalian gak terima, tapi sory to say kalo itu adalah kenyataannya. Bodoh disini bukan dalam artian akademis, bodoh disini bicara tentang orang yang tau akan sesuatu, tapi bertingkah atau berlaku layaknya orang yang tidak tau apapun. Menurut hemat gue itu adalah BODOH.

Maaf kalo ucapan ini tidak mengenakan hati, tapi ini terpaksa gue bilang karena gue udah gak tahan. Gak tahan melihat kebodohan kita yang teramat sangat. Apakah tidak bodoh namanya, jika kita menginginkan sesuatu yang baik akan tetapi kita malah melakukan suatu kesalahan, apalagi jika itu terjadi berulang kali?

Kawan, terserah kalian mau nagkep apa dari tulisan ini, saat ini gue sadar bahwasanya terlalu lama guye hidup didalam kebodohan dan gue gak mau kalian juga mengalami hal yang sama… saat ini pilihan ada ditangan kita semua, apakah kita mau menjadi orang yang BODOH selamanya??

Tuhan Berkati