Sunday, February 17, 2008

Book Review : BAPA dan ANAK dan ROH KUDUS

heiho..




BAPA dan ANAK dan ROH KUDUS

Saat ini gue ingin share sedikit tentang sebuah buku yang gimana yah, gue juga bingung untuk ngejelasinnya. Ini sih bukan tulisan yang merekomendasikan agar setiap yang baca tulisan ini membaca buku yang akan gue bahas, tapi lebih kepada menceritakan ketidakmengertian gue dan siapa tahu aja sebelumnya ada yang pernah baca judul buku diatas. Nah, kalo bener-bener ada yang udah baca gue pengen banget denger penjelasan dari dia seputar judul buku diatas.

Jujur aja pertama kali gue terima buku ini yang mana gue dapet dari kakak gue sendiri dan dia juga dapetin buku itu dari kantor yang juga dimana menurut dia buku itu dibagi-bagikan secara gratis dan secara massal dikantornya dia. Kakak gue tahu banget kalo gue suka baca dan terlebih bacaan yang ada unsur religusnya. Pas gue dapet buku itu dari dia reaksi awal yang muncul dari gue adalah tampang muka heran karena biasanya kalo gue beli buku itu pasti yang gue liat tulisan akhir yang ada disampul belakang dan pendahuluan. Pas gue liat bagian dari belakang dari sampul belakang ini gue ngga menemukan tulisan apapun selain judul buku diatas yang dicetak dengan ukuran yang lebih kecil dan berada pada posisi bawah. Karena penasaran yah gue coba untuk liat-liat bagian dalam dari buku itu, mulai dari lembaran awal setelah cover yang mana biasanya disitu ada keterangan berupa judul buku, tahun cetakan, nama penulis, penerbit dan sebagainya, coba tebak?.. gue ngga menemukan itu sama sekali, bahkan elemen lain yang sangat standart mulai dari daftar isi, daftar pustaka juga ngga gue temuin dari buku ini. Mengherankan bukan? Buku yang aneh…

Tadinya aga penasaran sekarang aga mulai curiga dikit, kenapa? Karena kalo ngga ada
keterangan yang gue sebut diatas, lalu darimana gue tahu asal-usul buku ini, mungkin ini buku gelap yang disebarkan secara personal? Lembar demi lembar gue buka karena asli gue ngga bisa tahan kecurigaan dan rasa penasaran gue yang gede banget. Pada lembar ke-2 dari buku ini gue temuin sebuah kata pengantar yang sebenernya ngga bisa gue sebut sebagai kata pengantar juga karena ngga ada keterangan kalo kata-kata yang akan gue tulis ini dibawah sebagai kata pengantar. Lagi-lagi aneh…
Begini nih kata-katanya:

“Buku ini tidak membahas tentang TRINITAS, suatu istilah yang tidak pernah disabdakan oleh Yesus-Anak-Manusia. Yesus hanya mengajarkan kehadiran Bapa dan Anak dan Roh Kudus (Mat.28:19-20). Ada seseorang di masa alu yang memperkenalkan istilah TRINITAS. Liciknya Iblis, guru-guru Kristiani melanjutkan pembahasan tentang TRINITAS (gagasan yang disodorkan manusia), bukan tentang ‘Bapa’ dan ‘Anak’ dan ‘Roh Kudus’ (gagasanYesus). Terjdilah kekisruhan dan kebingungan, sampai kepada penyesatan … tertawalah Iblis.
Maka orang yang memeprkenalkan istilah itu dan orang-orang yang melanjutka membahas TRINITAS menempuh resiko: dimintai pertanggungjawaban atas penyesatan itu pada hari Penghakiman!
Wawasan Yesus-Anak-Manusia harus menjadi pedoman untuk dapat mengerti dan untuk menjelaskan sabdaNya pada Mat.28:19-20. Wawasan Yesus akan memberi penjelasan yang dapat dipertanggung jawabkan pada Hari Penghakiman, di hadapan Raja Yesus!

Wisma Gembala, April 2007


Itu adalah sebuah kata pengantar yang bikin dahi gue keriting dan berhasil muterin isi kepala dengan tingkat kemampuan maksimal, dimana akhir hasil tetep aja gue ngga ngerti akan buku ini dan kecurigaan gue makin besar.

Karena dari permulaan udah ngga enak, gue memutuskan untuk sekedar melihat-lihat aja dan ngga bermaksud membaca lebih dalam. Takut Bo’….hare gene…makin hebat para ’bidat’ melancarkan aksinya.. yah, gue ngga bilang buku ini adalah hasil dari salah satu para bidat cuman lebih baik gue konsultasikan dulu pada yang ahlinya sebelum gue baca, secara kalo kalian lihat dalem dari buku ini banyak banget hal-hal aneh yang baru pertama kali ini gue lihat dan banyaknya pengertian – pengertian baru yang belum bisa gue terima, misal: Dalem buku ini ngga menyetujui kalo Alkitab itu menggunakan istilah Allah, yaudah setiap ada kutipan ayat Alkitab yang menyatakan nama Allah mereka coret dan mereka ganti dengan TUHAN dan buku ini juga punya isi yang mengisitilahkan Roh Kudus itu dengan “tetes air” yang menghinggapi kita semua… well, ini dia yang bikin gue mikir dua kali untuk baca buku ini. Makanya dari gue terima buku ini sampe sekarang ngga pernah tuh yang namanya gue siapkan waktu khusus untuk baca dan menggali dari buku ini.

Suatu kali gue pernah sms ke HUGe tentang buku ini. Isi SMS itu lebih kepada mengingatkan kalo mereka ada yang punya buku ini please banget untuk berhati-hati ajah.

Taramm…sekarang buku ini gue tampilkan agar kalian semua bisa liat bentuk buku ini dan mulai waspada juga dengan apa yang kalian baca mulai dari sekarang, entah itu komik, novel, majalah, Koran dan lain sebagainya, karena kita ngga pernah tahu apa muatan tersembunyi dari setiap kata-kata yang kita baca.

Sebagai informasi ajah, pada lembaran terakhir sebelum Doa yang penulis buku ini panjatkan terdapat beberapa keterangan seperti, nama, no telp dan alamat email yang bisa gue simpulkan beliau adalah penulis dari buku ini, ternyata dia halak kita coy..

“Posma Situmorang
posma_rm@yahoo.com
08161860352

Kalo ada dari kalian yang pernah baca atau pernah denger atau minimal pernah liat buku ini tolong kasih koment yah, karena gue pengen tahu pergerakan buku ini udah sebesar mana? Karena kalo buku itu aja dibagikan gratis dikantor kakak gue yang notabene mayoritas Kristen, gimana kalo buku ini sampe masuk dunia kampus, dan terlebih kampus gue, wuihh.. ngga kebayang deh…

Sebelum gue mengakhiri tulisan ini, gue pingin menegaskan lagi kalo gue belum berkesimpulan kalo buku ini sesat atau menyimpang secara materi, karena gue belum melakukan studi lebih dalem dan membahasnya dengan orang-orang yang lebih berkompeten dalam bidang Teologi. Jadi tolong diterima dengan baik yah, kita sharing informasi ajah disini. Siapa tahu dari kalian ada yang punya buku lain yang sepertinya layak untuk di share-kan apalagi yang berjenis seperti diatas jangan sungkan bagi informasi itu ke gue yah… biar saling ngejaga kita. Oke!

Bapa "JAKARTA" (antara cinta sesama dan cinta pada kota)

heiho..

Siapa yang saat belakangan ini lagi kepikiran tentang bencana yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia? Dan siapa juga yang lagi kepikiran tentang kota Jakarta yang banjir dan daerah lainnya dan angin yang kenceng banget yang kayanya makin parah aja? Coba tolong angkat tangan, gue pengen liat…!

Gue salah satu orang yang angkat tangan nih. Yah, belakangan ini rada takut juga liat Jakarta. Udah kotanya makin semrawut, banjir, sampah, macet, polusi dan lain sebagainya yang terkadang mikir juga apa iya gue harus tinggal di kota ini sampe tua? Hati kecil sih, maunya ngga. Pengen gitu pindah ke daerah yang jauh dari perkotaan dimana ngga lagi pusing mikirin macet, banjir dan takut kalo ninggalin rumah. Secara Jakarta gitu loh… barang yang udah dijaga baik-baik ajah dengan tingkat pengamanan maksimal masih bisa ilang apalagi yang ngga di jaga…. Memang betapa kreatifnya para manusia di Indonesia ini.

Gue pernah denger ada satu negara yang aman banget dimana tingkat kejahatan sama sekali ngga ada, kalopun ada itu ngga signifikan. Kalo ngga salah itu di Jenewa deh atau di swiss yah, gue lupa tepatnya dimana tapi yang jelas itu negara idaman banget. Andai ajah Jakarta bisa kaya gitu atau jangan jauh-jauh deh, kaya singapur juga udah cukup.
Menurut gue sih kalo ajah angka pengangguran di Indonesia itu menurun dan tingkat investasi yang tinggi pastinya kondisi itu dapet direalisasikan. Tapi sayang menilai perekonomian sebuah negara ngga bisa diliat dari factor itu ajah. Masih ada factor lain yang juga penting, misal: angka inflasi yang ngga boleh dari 2 digit dan factor lain yang juga amat sangat menentukan yaitu keamanan dan kepastian hukum yang jelas. Karena sangat mustahil banget kalo negara investor mau menanamkan modal mereka ke Indonesia kalo negara ngga bisa menjamin keamanan dan kepastian hukum. Sebut aja satu pabrik merek sepatu olah raga yang hengkang dari Indonesia karena ngga kuat dengan aturan Indonesia yang maunya upah dari parah pekerja/buruh yang tinggi dan juga maunya jam kerja yang ngga terlalu banyak. Yah, mana bisa kaya gitu, karena semakin besar produktivitas dan dengan tingkat efektivitas yang tinggi tentu itu akan diikuti dengan kecilnya jumlah cost yang dikeluarkan, belum lagi biaya pungli yang mau ngga mau harus mereka bayar. Memang sih ada juga perusahaan yang bandel yang maunya untung besar tapi ngga memperdulikan kondisi dari para pekerjanya, karena biar bagaimana pun juga manusia itu adalah juga asset perusahaan.

Kondisi ini juga terlihat ditempat dimana gue bekerja. Secara mata mungkin orang bisa berpikiran enak yah bisa pergi kemana-mana dan gratis lagi. Emang sih itu bener banget secara gue itu hobi traveling jadi pas banget dengan kerjaan, tapi itu kan ada batasnya juga, karena ngga selamanya gue akan begini terus, karena gue akan semakin tua dan tenaga dan tingkat produktivitas gue juga akan berkurang dan pastinya akan tergantikan dengan yang muda-muda. Makanya gue berpikiran aga mulai jauh sekarang, mulai dari pola hidup sehat sampai mulai membangun sebanyak-banyaknya relasi yang gue temui, karena gue ngga bisa terus seperti ini. Okelah karena gue masih single makanya gue ngga terlalu bermasalah dengan apa yang udah gue dapet sekarang, tapi kan gue juga harus pikirin nabung untuk pernikahan yang mana itu ngga cukup cuman 1-2 jt ajah, tapi besar.
Dimulai dari pemikiran itu, sekarang gue mulai bikin-bikin rencana untuk bangun masa depan gue. Emang ngga banyak yang bisa gue lakuin sekarang selain menabung, menabung, menabung dan menabung. Sambil berjalan, baru gue bangun satu relasi dengan orang lain dimana dia harus berjenis kelamin wanita sempurna. Banyak perempuan yang gue temuin dan semuanya punya keuinakan yang beda-beda. Terkadang gue mikir, kenapa harus wanita itu berbeda yah. Coba aja di dunia ini wanita cuman 1 (satu) tipe pastinya kita ngga perlu repot-repot nyari. Sekarang gue tahu kenapa begitu, karena para Adam juga beda-beda sih, so, disediakan sama pencipta juga Hawa yang berbeda-beda pula. Ntar takutnya karena semua Hawa satu tipe para Adam bisa sembarangan ambil lahan orang lagi,secara semuanya sama jadi susah dibedain mana yang punya sendiri, mana yang punya tetangga…. Hahahaahahaa…….

Kembali ke tentang Jakarta.

Belakangan ini juga gue lihat ternyata banyak banget wanita cantik yang berwujud sempurna (menurut manusia) beredar di Jakarta. Saking banyaknya terkadang mereka ngga lagi pake standart tinggi… mana yang ketemu dan mereka suka, langsung hajar bleh. Seru juga sih litanya, makanya gue sering liat orang-orang baru yang gue temuin yang mana cewenya kaya malaikat sedangkan cowonya kaya penjahat, tapi mereka nyaman-nyaman ajah tuh dan gak ada istilah risih atau minder karena gandengan ama cowo yang (maap) bulet, item, kecil, idup lagi… kalo lagi jalan mereka mesra banget persis pasangan terbahagia di dunia…

Nah, ada juga gue liat dimana cowonya udah kaya Pangeran dan cewenya jadi Preman. Cuek, anti-dandan, minimalis, Kasar, ngga ber-attitude dan sebagainya yang ga tega kalo diterusin… mereka juga keliatan asik-asik ajah tuh, malah ada keuntungan buat si cowok dimana dia merasa terlindungi dan ngga perlu cape meres keringat adu bacot dan otot karena sudah ada perwakilannya, yaitu si cewek… hebatkan!

Yah, yah, emang kalo dibahas masih banyak lagi contoh yang bisa diangkat. Kalo boleh tau apa yang bisa kalian dapet dari sini? Kalo gue sih, berpendapat kalo hubungan itu bisa dibilang sempurna bukan berarti karena kedua pasangan sama-sama cakep, ngga pernah berantem alis rukun dan menjunjung tenggang rasa tinggi (udah kaya prinsip RT/Rukun Tetangga) atau apalah menurut kita manusia, tapi lebih kepada melihat segala yang dimiliki oleh pasangan kita adalah yang terbaik yang dia punya dan terbaik yang dia bisa berikan, apapun itu entah itu sisi baik atau juga sebaliknya, disitulah kita harus belajar mencintai mereka sebagai mahluk yang telah Tuhan ciptakan sebagai edisi khusus (special edition) yang ngga akan pernah keluar lagi untuk bisa kita terima, kita cintai dan kita miliki sebagai anugerah yang senantiasa harus kita syukuri, karena kita harus sepakat bahwa apa yang Pencipta berikan pasti, sekali lagi PASTI- yang terbaik buat kita.

Kalopun sekarang yang sudah berpasangan, baiklah kalian melihat yang kalian pilih itu adalah yang terbaik yang kalian miliki dan jangan pernah menyesali, karena kalo kata sesal sempat keluar dari mulut kita itu artinya dari semula kita ngga pernah berpikiran kalo dia adalah yang terbaik untuk kita. Lagian itu juga kalian yang pilih jadi baik atau tidak yah nikmati ajah… jingle rokok gitu deh, Enjoy ajah!

Ada relasi apa antara cerita pertama yang bahas tentang Jakarta yang adalah sebagai Ibukota dengan pasangan yah? Mungkin relasi ini kali yah, dimana suatu saat nanti kita (kaum adam) akan menjadi “Bapa” Jakarta…… Upss!

Tuesday, February 05, 2008

Gagal TENDER...AAARRGGGHHH......!!!!

heiho..

Ahh..gagal pergi ke Bali...
sia-sia ngerjain tender ampe jam 1/2 4 pagi...
mending kalah tender karna PCO lain yang lebih bagus dari kita, lah ini karna kurang satu berkas (MC) dan pas dapet itu detik-detik terakhir, jadilah kita telat masukin dokumen tender...
uh, sebel..kesel..gondok...

Wednesday, January 16, 2008

Biru tak selalu kelabu.

heiho..

(sebuah Refleksi perjalanan mencari cinta)

Engkau mewarnai aku dengan lembutnya
pastikan aku tidak kehilangan dirimu?
engkau berkata dan bermakna
tak cukup hati yang merana

Berjalan pasti mengitari mimpi
menggapai harapan yang tercipta
akankah ia terlewatkan, melaluiku tanpa sedikitpun harapan
Biru. lihatlah sang waktu
dia hanya bisa terdiam dan membisu

Dia mengetahui apa yang akan terjadi
tapi mengapa dia tak juga berbicara?
aku dipermainkan olehmu sang waktu

Waktu akhirnya berbicara
mengeluarkan suara dengan terbata-bata
oh, aku tak tahu mengapa
akankah dia membuatku kecewa
aku tak mau terluka
meskipun aku telah membuat luka

waktu kembali terdiam
aku sadar dan mengerti
akupun harus terluka
karna biru tak lagi ada

dipaksa pergi karena hati
merana dan bahagia
menjumpai dan mencoba
satu janji tidak akan pernah berubah
tak rela meninggalkan semua yang ada

layaknya sebuah parasit
merusak dan mecuri
merusak mimpi
mencuri hati
tak kenal belas kasihan
meskipun sulit tapi mencoba menahan

semua hilang, semua pergi
tak lagi ada karna menyadari
bahwa hati tak bisa memaksa
hati telah memilih
hati harus menjalani
hati menerima
bahwa hati tak bisa bersatu
hatiku dan hatimu

sampaikan maafku padanya
dia yang terpilih
dia yang tersayangi
jaga biruku dengan nyawa dan hatimu
jika tidak aku akan datang,
tidak lagi sebagai parasit
tapi sebagai PRIA.

Thursday, December 13, 2007

23 November 2007

heiho..


Engkau pergi dalam kedamaian
Meninggalkan kisah pada banyak jiwa
Tenang Engkau disana
Bertemu dengan Bapa
Luka dan sedih tak lagi engkau rasa
Tawa dan bahagia hanya itu yang ada
Berbahagialah, karena kami pun berbahagia
Meskipun itu merobek asa


Selamat Jalan Pa...


-anakmu yang begitu mengasihimu-

Tuesday, November 20, 2007

kok bisa yah, ketemu lagi ama temen-temen alumni SMA gue?

heiho..


Pagi..

Wuahh..hmm…

Pagi ini gue ngga telat masuk kantor loh, padahal tadi jalan dari rumah jam 8 lewat gitu. Seharusnya kalo berangkat jam segitu gue udah kejebak macet, mulai dari cilandak lanjut ke fatmawati. Tapi heran gue kenapa tadi ngga ada macetnya yah? Padahal ini hari selasa loh, ngga biasanya begini kondisi jalan. Kalo begini terus kondisi jalan dampaknya positif banget buat gue, pemotongan pesangon karna telat dateng bisa teratasi dengan baik...hehehe.

Ngga terasa udah lama gue duduk dikantor ini. Rencana awal gue disini cuman ampe agustus ajah, tapi ternyata sampe detik ini gue masih ada disini dan dapet berkat juga dari sini...padahal dulu ngga ada rencana mau balik kesini...ternyata...hahahaha..

Belakangan waktu ini gue bisa komunikasi lagi ama temen2 SMA gue yang udah 5 tahun ngga ketemuan. Sama sekali ngga terasa udah segitu lama gue ngga ketemu ama mereka. Banyak kabar yang gue denger dari mereka, mulai dari yang udah merid, ada yang tobat secara radikal, trus ada juga yang makin sukses dan ada juga yang begitu-gitu ajah dan banyak lainnya, yang paling sedih denger kabar ada temen gue yang udah wafat.

Asli gue ngga paham kenapa kesempatan untuk bisa ketemuan ama mereka bisa ada lagi dan itu jadi intensif banget. Yang gue tambah heran, ternyata banyak tampang mereka itu yang ngga ber-evolusi (Monyet kaleee...) jadi gue ngga ada kesulitan untuk mengindentifikasi mereka.

Bersyukur ada FS (friendster) yang membantu kita utnuk saling berinterakasi satu dengan yang lain dan bisa ketemuan ama temen-temen yang mungkin udah tahunan ngga pernah ketemu. Untung juga ada Faozie yang bertugas sebagai Humas dadakan yang berhasil menyebarkan informasi seputar aktivitas para alumni SMA 79 khususnya angkatan 2002.

Saat ini gue mau menjaga komunikasi yang baik dan sudah terjaga, karena bagaimanapun juga pastinya ada tujuan kenapa bisa gue ketemuan lagi ama mereka. Apapun itu gue akan lihat apakah gue bisa memberikan nilai kepada mereka, karena apa faedahnya kalo gue ngga bisa kasih nilai apa-apa ke mereka, dan apa juga artinya hidup jika ngga bisa memberikan nilai apa-apa ke orang lain.... (wadohh, berat dah nih omongan.....)

Monday, November 05, 2007

Maaf !

wheiho..

Yes, kemaren itu (3Nov07) adalah hari dimana gue masih ngga ngerti apa faedahnya. Mulai dari Valent dan Siera jatoh, Edo dan Bm juga akhirnya kena insiden juga, dan itu belum semuanya.. tiba-tiba aja motor Edo tuh mendadak mati karna abis bensin untung aja ada perjaka-perjaka yang berhati pahlawan yang dengan rela hati nganterin bensin... thanks Bro! Apa udah sampe itu aja? NGGAK!! Entah kenapa.....ahh, gue males untuk bahasnya sekarang....Bukan saatnya....Nanti ajah, kalo Tuhan uda selesai bekerja... Nah, ini berlanjut pas gue balik dari gereja (minggu,4Nov07). Lagi-lagi entah kenapa ada mobil yang dengan sanatai nya mau nyalip motor gue padahal jelas2 posisinya ngga mungkin banget..karna gue dikanan dalam kondisi negbut dan kiri gue Bus 75 yang juga ngebut..eh, tiba2 aja gitu sedan Peugeot mepetin gue ke pembatas jalur busway.. yah, spontan aja gue tambah ngebut daripada gue kejepit.... Pas gue nyalip dia dengan seenaknya kasih klakson yang bunyinya segede gaban, langsung aja gue kaget setengah mati, secara gue punya riwayat sakit kagetan stadium 1... trus dengan spontan gue kasih 1 jari dan dia juga ngga mau kalah... mungkin dia pikir gue itu cuman bebek aja mana mungkin bisa kejar dia...trus dia mepetin gue gitu berharap gue jatoh, dan gue gak mau kalah, gue kejar dan dia juga ngga mau kalah, dia maenin rem dan berharap pas gue ngebut gue nyundul bempernya...emang tuh orang paling bisa bikin orang mati cepet... kayanya dia udah biasa banget ngadapin motor yang coba untuk ngejar dia... Asli, kalo bukan Tuhan sayang ama gue mungkin gue udah di UGD, karna pas gue udah tau niat jelek dia untuk jepit gue di Metromini, karna dia sengaja kasih celah supaya gue salip, untung banget deh gue..trus pas ada kesempatan gue ada sebelahnya dia langsung kita liat2an dan saling adu mulut... kata yang paling bikin naik darah itu pas dia bilang: "Kenapa, ada masalah?".. Helloowwww....maksud loe ada masalah itu apa? gue ampir jatoh gitu dengan santainya ngomong gitu...sapa yang ngga sewot... Pas banget itu lampu merah dan gue berenti, minggir, dan buka jok dan ambil obeng (entah, kenapa gue bisa punya pikiran begini) yang pastinya obeng itu bukan untuk benerin motor..Gue bediri ditengah jalan berharap mereka liat gue dan berenti... pas lampu ijo..gue liat mobil mereka dan mereka juga liat gue.. ternyata mereka ngga berenti...dan sakitnya gue coba untuk kejar mereka tapi ngga terkejar...

Tau ngga? sepanjang jalan gue nyesel banget apalagi pas gue inget kalo masalah gue dengan bapak itu juga lom kelar, eh bisa2nya gue nyari masalah baru...
Gue ditegur banget pas Tuhan bilang sesuatu dalam hati gue, "Baru ajah kamu perjamuan kudus"... denger itu langsung gue lemes banget...padahal belom ilang rasa anggur perjamuan kudus dari mulut gue, tapi gue udah ngga bisa nahan emosi dan kalah ama iblis dengan keluarin sifat2 yang lama......

Apalagi kalo gue inget kata2 yang gue keluarin dimana malam itu gue kepancing ama Iblis dan ngga bisa nahan marah..dan gue sadari itu kata2 yang gue keluarin adalah sia-sia dan suatu saat nanti gue harus mempertanggung jawabkan itu sama Bapa gue di Surga....
Ah, gue nyesel bangetttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt.....................

Kenapa yah, kok gue jadi dihadapin ama kondisi-kondisi yang berhubungan dengan emosi...apa ini proses yang harus gue hadapi, yaitu ME VS MY SELF.....

Bagi orang2 yang baca tulisan inim kalo kalian ngga keberatan gue minta dukungan doanya,dalam waktu hanya 10 dtk, keluarkan kata2 yang positif dan membangun spirit gue, karna gue butuh itu guys!
biar dalam proses ini gue bisa bertahan dan keluar sebagai pemenang, bahkan lebih dari pemenang... Amin....

NB: Bro' sori kata-kata dan sikap gue malam itu memang ngga memberkati. Gue ngga mempermasalahkan semua pendapat loe dan gue udah ampuni itu... bagaimanapun juga loe adalah sodara dan sahabat gue....
God bless Us....

Friday, October 05, 2007

Seputar-putar Perda DKI baru..

heiho..

Nie hari kantor lagi ngga ada kerjaan banget, padahal kita masih ada kira-kira 5-7 event yang harus dilaksanaain ampe bulan desember ini.Ngga ada kerjaan karena semua udah kita cicil dan lagian juga setiap event itu ada PO-nya jadi ngga terlalu seberapa pusing.

Namanya juga karyawan pastinya kita dituntut untuk bekerja bukannya santai-santai ngga karuan. Yah, kaya gue ini lagi ngga ada kerjaan banget tapi gue berusaha untuk mengisinya dengan hal yang positif, misalnya dengan menulis. (pembenaran diri nih,..).


Saat ini gue pengen nulis tentang pendapat gue mengenai masalah peraturan pemerintah mengenai pelarangan memberi sedekah kepada pengemis, maupun melakukan aktivitas mengemis yang termuat dalam pasal 40 huruf b, dan c. Dalam pasal itu, tak hanya
mengemis saja yang dilarang, melainkan juga mengamen, mengasongkan dagangan, dan mengelap mobil ditempat umum. (Warta Kota, Senin 10/9)

Pemberlakuan larangan ini bukan hanya untuk pelaku dan pemberi sedekah, melainkan juga terhadap pihak-pihak yang mengorganisasi , atau yang memerintahkan aktivitas tersebut. Dan sanksinya ngga maen-maen loh, sesuai pasal 61 ayat 2, orang yang menyuruh mengemis, mengasong dan lain sebagainya dikenai denda paling banyak Rp. 30juta, atau kurungan maksimal 90 hari.

Tapi kalian jangan panik atau merasa bersalah karena mungkin barusan ajah kasih recehan ama pengemis atau juga pengamen, Karena Perda Pemyelenggaraan Ketertiban Umum kemungkinan besar akan diberlakuakan efektif mulai tahun depan. Jadi masih ada
waktu untuk ngabisin stok uang recehan yang masih tersisa atau nyelip dimana gitu...

Nih, gue dapet bocoran tentang isi Perda-nya, coba cek ajah sapa tahu ada kesalahan informasi dari apa yang gue dapet.


*Kewajiban dan Larangan
Beberapa kewajiban dan larangan Perda Tibum, sebagai berikut:

- Pejalan kaki wajib berjalan di tempat yang ditentukan. (hmm..perasaan gue, nih aturan udah lama banget gue denger dan ngga ngaruh apa-apa tuh..Boro-boro ditrotoar yang ada malah jalan ditengah jalan gitu..sinting!!)

-Setiap orang wajib menyeberang di tempat penyeberangan yang disediakan. (ah, ini mah klise banget.. padahal itu untuk kepentingan mereka juga, ini masalah nyawa gitu loh man!)

- Setiap pengemudi wajib menunggu, menaikkan dan menurunkan penumpang di tempat pemberhentian yang ditentukan (pelanggaran akan didenda Rp. 500rb-Rp.30jt, atau sanksi kurungan 20-90hari). (nah, ini udah bener nih! emang perlu dikerasin para angkot dan bis yang udah teramat sangat menyebalkan, kalo perlu tambahin aturan "Bagi bis yang knalpotnya ngeluarin asep item gak karuan, sanksi yah bis itu dimusnahkan ajah..biar rasa!)

Setiap kendaraan bermotor dilarang memasuki jalur busway; pelanggaran didenda Rp.5jt-Rp.50jt, atau sanksi kurungan 20- 180hari. (heh?? 50JUTA?? sumpeh lo pak? Duit segitu bisa beli motor supra berapa biji tuh, dan gue bisa buka usaha baru,
Penyewaan motor untuk para tukang ojek. Aduh, amit-amit deh...)

- Ketentuan 3 in 1, dan larangan penggunaan joki, termasuk juga menjadi JOKI & nbsp; pelanggaran didenda Rp.100rb- Rp.20jt, atau sanksi kurungan 10-60 hari. (HAH? gimna tuh nasib mereka para Jokiers? Entahlah..)

- Larangan menjadi penjaja seks atau memakai jasa penjaja seks ; Rp.500rb-Rp.30jt, dan sanksi kurungan 20-90hari. (wahai, tante, kaka, adik dan teman-teman, mahal banget yah dendanya, padahal pendapatan setahun ajah belom tentu bisa terkumpul ampe 30jt gitu).

-Larangan menyuruh, memfalisitasi, membujuk, memaksa orang untuk menjadi penjaja seks komersial; pelanggarannya dianggap sebagai tindak pidana kejahatan. (wah, untung ajah gue ngga ada minat untuk buka usaha begituan..baguslah.. =)

-Larangan menyediakan bangunan sebagai tempat berbuat asusila ;didenda Rp.5jt- Rp. 50jt, atau sanksi kurungan 30-180 hari. (Wah, gue rada sanksi nih bisa terwujud karena secara ini di Jakarta gitu loh, mana bisa tempat begituan ditutup, yang ada

jakarta sepi !! Karena orang dateng ke Jakarta salah satunya adalah untuk begituan Coy!! Night life business ngga ada matinya Boz! )

Nah, itu adalah isi dari Perda yang bakal diberlakukan di kota yang kita cintai ini. Pro kontra udah terjadi... Dan seperti biasa itu akan berlalu sejalannya waktu...semoga aja aturan ini bisa diberlakukan tanpa perlu adanya keributan dimana-mana.

Perubahan pasti terjadi, cepat atau lambat..

Wednesday, October 03, 2007

Ultraman Berdoa





Tersangka Utama!
"Abang" Stevanus



Heiho..

ULTRAMAN BERDOA

Ini adalah kisah dimana sosok pahlawan yang ternyata percaya adanya kekuatan lain yang lebih besar darinya. Cerita ini pastinya adalah sebuah kisah nyata dan sedikit ditambah bumbu, yah, sekedar memperseru jalan cerita. Cerita ini tidak akan kalian temui dalam setiap edisi dari ultraman, kenapa bisa? yah, tentu bisa aja dan itu bisa terjadi hanya di dalam dunia manusiabaru karena apa sih yang ngga bisa terjadi didalam dunia "manusiabaru"? hehehehe...




Kisah dimulai pada suatu pagi yang indah nan cerah, dimana antara suhu panas dan dingin bercampur dengan komposisi yang pas sehingga berhasil bikin setiap manusia untuk menikmati enaknya tidur. weleh, weleh..maknyos! tapi awas ngiler coy..!

Suasana emang bener-bener ngedukung untuk melakukan meditasi diatas kasur dan dikelilingi dengan yang dengan setia menemani tidur gue dan dengan rela hati mau gue ilerin setiap malamnya. ada satu yang sampe sekarang gue masih bingung, kenapa kalo tidur itu musti ngiler?? entah metode ampuh apa yang dapat diakukan untuk menghentikan iler yang selalu keluar setiap malamnya. Apa harus menggunakan ramuan tradisional yang terkenal ampuh membasmi penyakit orang susah atau juga ke dokter yang modern yang sekali dateng aja bisa malak seluruh isi dompet gue.




oke,oke! stop kita bicara tentang iler sekarang kita masuk aja ke inti cerita dimana ultraman itu sedang berdoa.

Di pagi yang sama ketika gue sedang disibukkan dengan bantal dan selimut yang tiada henti menyihir gue untuk kembali berlindung didalamnya, tiba-tiba gue denger suara cempreng khas anak kecil yang sangat gue kenal. Yah, itu adalah suara dia. Siapa lagi kalo bukan "abang" Stevanus a.k.a nainggolan junior.

Mendengar suara itu otak gue langsung berjalan cepat.

"Waduh, dia dateng lage?!?"

"Gue harus cepet konci pintu kamar, sebelum dia masuk!"

"Gue harus bergerak cepet nieh!"

......




"bruk..bruk...bruk!!" (normalnya bunyi tok..tok..tok, tapi ini..)

"Uda?"

"Uda?"




"Aduh, gue nyaut atau ngga nieh? karna kalo disautin pasti buntutnya panjang nieh, ntar dia masuk kamar dan ....WAAA!!! pastinya kamar gue di obrak-abrik ama dia percis kaya trantib gusur Pedagang Kaki 5. mending gausah gue sautin deh?"




"Opung Bo'u (Boru .-pen)!! Uda dimana? Kok abang panggil ngga dijawab?"

"uda ada didalam kok, coba aja ketok lagi?"

(hmm..mm..ketok yah bang, jangan didobrak)




"uda?"

"udaaa??"




(saat kejadian ini gue udah dalam sesi saat teduh, jadi kebayang dong gimana "ngga teduhnya" saat teduh gue!)




Tiba-tiba suara dia ilang dan sama sekali gue ngga mendengar teriakan dia. Entah dia udah

cape

atau

sedang mengumpulkan tenaga untuk melakukan aksi berikutnya.




(ketika gue sedang khusyuk-khusyuknya berdoa mengakhiri sesi saat teduh, tiba-tiba...)




GUBBRAKKKKKK..!!!!!!!




(Pintu gue kebuka. Pertahanan gue jebol juga, ternyata ngga sanggup untuk menahan buasnya emosi keponakan gue yang satu ini, harusnya pintu gue ini terbuat dari baja bukannya kayu…hmm..mm…nasib!)




“Uda?”

(ngga nyaut, karna masih dalam sesi doa)




“Da?” (menghampiri dengan perlahan-lahan)




“Da, abang punya topeng ultraman dong!”




“Udaaaa…!” (sambil menggoyang-goyangkan kaki gue)




“Udaaaa…!” (kali ini bukan kaki yang digoyangin tapi tangan dan terakhir muka gue)




Saking keselnya ngga dijawab, tiba-tiba aja gue ngerasa aga sedikit susah bernapas dan terasa gue menghirup napas yang itu-itu ajah…kenapa yah?




Karna do gue itu lumayan panjang, makanya gue ada kesempatan untuk liat keadaan kenapa gue jadi susah napas gini. Pas mata gue melek, kok kenapa semua menjadi gelap yah? Gue baru sadar kalo dimuka gue ada TOPENG ULTRAMAN!!




Oh, my God! Dasar nih anak!

Sejak kapan orang doa make topeng? Udah gitu topeng Ultraman lagi?? Mending gue pake topengnya tokoh-tokoh yang ada di Bible, siapa kek,

kan

nyambung tuh, lah ini? Ngga rohani banget sih….

(karna ngga konsen makanya doa gue percepat, masalahnya dia ngga tau kalo gue itu lagi doa, yang ada dia kira gue lagi pura-pura tidur sambil duduk karena ada dia).




Semoga Tuhan mengampuni gue pagi ini….

Friday, August 24, 2007

(Old story but still in progress)

heiho..
(Old story but still in progress)

Manatap langit dan menikmati betapa biru dan indahnya ciptaan Tuhan.
Menghirup udara dan merasakanya bergerak perlahan masuk kedalam tubuhku.
Merasakan hangatnya matahari yang menyelimuti tubuh ini dan,
Melipat tanganku untuk mengatakan syukur atas semua ini.
Tak bosan aku melewati ini semua.

Teman, pernahkah engkau mengalami kebaikan Tuhan didalam hidupmu? Aku pernah! Tak pernah aku merasa layak menerima kebaikanNya. Sekalipun TIDAK!!

Siapa aku berhak menerima kebaikanNya? Manusia jahat yang sepanjang hidup menyakiti hatiNya. Memang aku ini serupa dan segambar dengan Dia, tapi dosalah yang membuat semuanya menjadi rusak. Bukan hanya berhenti menjadikan rusak tapi berbuah maut.

Berdosa! Itulah kondisiku, suka tidak aku kita harus menerima hal ini. Dosa kita ibarat debu yang menempel pada permukaan emas, yang menutupi kilaunya. Siapa yang bisa yang membersihkan debu itu? Apakah emas tersebut yang memebersihkan? Tidak!. Tugas itu hanya bisa dilakukan oleh Tukang Emas yang mengetahui cara untuk menghilangkan kotoran yang ada. Seperti itu juga hidup kita. Tidak bisa kita membersihkan dosa didalam hidup kita. Hanya Dialah Tukang Emas yang sanggup untuk melakukan pekerjaan itu. Membersihkan Dosa kita.

Pengampunan. Itulah yang Dia berikan atas setiap dosa yang kita buat. Layakkah kita menerima itu? TIDAK! Siapa kita yang berhak untuk menerima pengampunan. Adakah dari kalian yang bisa mengatakan kepada Dia kalo kalian adalah orang yang layak menerima pengampunan itu.

Yah, aku yakin kalian akan setuju dengan apa yang aku ingin katakan, yaitu bahwa Dia itu sangat baik bahkan teramat baik. Menurut ukuran kita para manusia pastinya kita akan membalas kebaikan yang telah kita terima dari seseorang dan begitu juga sebaliknya.

Ketika menuliskan hal ini pun aku merasa tidak layak dan mungkin tidak pernah layak, hanya dengan dan oleh Kasihnya saja aku dilayakkan.
Dalam kondisi terjatuh (tapi tak sampai tergletak) tulisan ini dibuat hanya menyatakan (lagi) kalo Tuhan sampai detik ini masih baik dan bahkan teramat baik, sama sekali ngga pernah berubah hanya aku yang berubah.

Thursday, August 23, 2007

Susahnya jadi pengangguran (part 2)

heiho..

Susahnya jadi pengangguran (part 2)


Melihat dari tulisan sebelumnya (part 1) terdapat komentar – komentar yang menanggapi permasalahan yang dialami yaitu susahnya jadi pengangguran. Tak diragukan lagi bahwa komentar yang dituliskan memang memiliki nilai konstruktif, makanya tulisan yang mengangkat tema yang sama dituliskan kembali. Kisah ini menjadi lanjutan apa yang sudah ada sebelumnya. Tanpa mengurangi rasa hormat jika setelah membaca kisah ini ada yang ingin berkomentar, saran saya SEGERAlah masuk dan tuangkan saran anda!!


Tema memang sama tapi sayang kondisinya sudah berubah. Gue udah bekerja sekarang dan itu artinya gue ngga jadi pengangguran lagi. Terus apa sampe sini aja ceritanya? Yah, nggak lah!

Pada tau ngga sih kenapa gue ngga jadi pengangguran lagi??
Pada mau tau gak??
Gini loh alasannya.. gue itu ngga jadi pengangguran lagi karena sekarang udah kerja. Kurang lebih itu alasannya.
(alasan yang sangat logis, tapi sama sekali ngga mencerminkan pemikiran seorang sarjana.)

Memang rencana Tuhan indah banget dan sangat tepat pada waktunya. Terbukti dari gue mendapat pekerjaan setelah gue menyelesaikan tugas kepanitiaan Kebaktian Padang 2007.

Senin siang sebelum Kebpang dimulai, dimana team advance masih nyiapin tempat dan tetek bengeknya tiba-tiba gue liat hape gue ada 2 miskol. Cek punya cek ternyata yang telepon itu dari nomor yang ngga asing lagi dimata gue, itu adalah nomor kantor gue yang lama, Focus. Setelah gue yakini itu adalah nomor Focus untuk beberapa saat gue terdiam dan rada nyengir dikit, karena gue tau kalo kantor udah telepon itu pasti UUD-Ujung-Ujungnya Duit. Secara saat itu gue menyandang status pengacara- pengangguran banyak acara yang membutuhkan banyak sekali pengeluaran makanya gue anggep telepon focus itu adalah sebuah angin sorga.

Tapi kenapa kantor ngga nelepon lagi yah? Gue mulai mencoba nyari penyebabnya.
Karena ngga sabaran makanya gue berinisiatif untuk smsin Rida (dia ini adalah seorang wanita yang ngaku-ngaku sebagai reinkarnasi dari Xena, wanita perkasa yang entah fitness dimana).






Isi SMS:
“Rida, tadi siapa yang nelepon gue dari kantor yah? Sori tadi gue ga angkat. Tq. Dana”

…..Sent….

…………………………

Tet..tet..tet.._ini bunyi hape bukan klakson motor

“eh, bodat kemane aje lo?
(perhatian! Perkataan “bodat” ini menurut kamus bataknesse halaman sekian, sangat tidak sopan)

“Bae! Eh, tadi sapa yang nelpon gue yah?”
“Gue! Lo uda kerja blom? Mau ke bali gak loe?”

(wah, ada job neh….UUD pastinya.Cihuuuyy..)

“Blom sih ,Da. Mang ada kerjaan yah buat gue?”
“Iye, nih gue sambungin loe ama Winur ye.. “
(dia ini adalah manajer gue yang cantik, katanya dia ini mantan NONE betawi untuk wilayah Jakarta selatan, tapi sayang udah ada lakinya…hehehe)

“Dana…mba Winur nih..”
“oh, iya mba apa kabar? Saya denger mba lagi hamil yah? Wah, selamet yah…”
“Makasi Dan…”
“Kamu udah kerja belom Dana?”
“Belom Mbak..”
“Kamu mau ngga kerja lagi karna ada event lagi sama kaya KGI- Konferensi Guru Indonesia. Tapi yang ini pesertanya lebih sedikit, tapi internasioal semua. Gimana kamu mau ngga?”
“Wah, mau dong mba!”
“Trus kamu mau dibayar berapa Dan, atau tawaran dari kamu brapa?
(jujur aja, bagi gue ini adalah pertanyaan yang gampang-gampang susah.)

“Yah, saya percayakan pada kebijakan kantor aja Mbak!”
(Kalo boleh jujur, tadinya gue mau minta 2jt-an tapi entah kenapa mulut ini mendadak kampungan gini…mhhh…dibayar berapa nih gue ama mereka???Wadoh…jangan-jangan kaya dulu lagi nih…@#$@>#>!!!)

“Yauda, kalo gitu tanggal 1 agustus besok kamu dateng ke kantor yah!”
“Ok, Mbak! Makasih yah..”

tut..tut..tut…tut..
………………………….

1 Agustus 2007.

Ini adalah hari pertama dimana gue menginjak tanah focus setelah sekian lama menghilang dari peredaran.
“Kondisi kerja yang sekarang ini masih sama kaya dulu atau udah banyak yang beda yah??”
Untung aja ini kantor ngga punya banyak karyawan jadi gue gak perlu banyak buang waktu untuk beradaptasi lagi ama mereka. Sukurlah gue udah punya relasi yang baik ama mereka jadi ngga perlu sungkan untuk bersikap biasanya gue.

Salam-salamin setiap karyawan kudu gue lakuin. Emang belum lebaran sih, tapi ini tetep harus dilakuin agar tercipta suasana yang nyaman antara gue dan mereka.

................................................
22 Agustus 2007


Ngga terasa gue udah 22 hari berada di fokus. Banyak hal yang gue dapet. Mempelajari hal-hal baru dan mengenal masalah-masalah baru lagi. Secara kehidupan nyata gue sudah mulai terbiasa untuk menjadi pekerja. Mulai terbiasa untuk bangun pagi dan juga mulai belajar untuk mandiri. Bangun pagi udah harus sendiri jangan lagi mengharapkan orang rumah untuk bangunin. Awalnya gue ngga terlalu terbiasa, tapi kelamaan mulai biasa dan akhirnya jadi kebiasaan. Jujur itu suatu prestasi bagi gue, karena tadinya gue sama sekali ngga bisa bagun pagi, meskipun bisa itu juga harus dengan pemaksaan. Ini juga berkat orang-orang yang dekat dengan gue yang banyak berjasa dalam membangunkan di pagi hari, tanpa mereka gue ngga bisa kaya gini. Makasih yah...

Eits, hampir lupa semenjak disini gue juga banyak didik untuk menerima tugas dan tanggung jawab yang mengharuskan gue harus bisa menyelesaikannya dalam tempo waktu yang terbatas dan ditambah lagi jenis pekerjaan yang beraneka ragam. Nanti diminta ini, eh, tiba-tiba gitu disuruh untuk ngerjain yang lain lagi. Hebat gak tuh? Gue aja ampe sering overload, tapi sekarang udah mulai terbiasa lagi, maklum aja kan udah lama nganggur dan terbisa untuk nyantai.

Dikesempatan ini gue pengen meningkatkan kemampuan dan pengetahuan gue di bidang MICE ini. Gue pengen menjadi seorang profesional dalam bidang ini dan menjadi berkat lewat bidang ini. Bisa? Yah, kita coba aja karna sama Tuhan ngga ada yang mustahil seh...!

For your info, saat ini gue masih dikantor nemenin temen gue yang masih banyak pekerjaan. Bisa aja sih gue balik tapi gue ngga mau karena dia ini satu tim ama gue untuk event yang akhir bulan ini bakalan terlaksana.

Btw, ini akhir dari kisah seorang pengangguran dan doakan aja ngga ada lagi yang namanya Susahnya menjadi seorang pengangguran...
Bagi yang sedang mencari pekerjaan jangan pantang menyerah, sebelum tangan udah cape untuk nulis lamaran dan kaki udah ngga mampu lagi melangkah untuk interview.
Cayo!

Cinta dalam penantian.

heiho..

Cinta dalam penantian.

Menanti akan datangnya hari dimana Tuhan menunjukkan wanita yang telah Dia siapkan untukku. Wanita yang saat ini entah berada dimana. Wanita yang diumpamakan tulang rusukku. Wanita yang menjadi pelengkap dari hidupku.
Dimanakah aku akan menemukannya?
Berapa lama lagi aku harus menanti Cintaku?

Menanti. Hanya itu yang menjadi bagianku.

Sahabat.

heiho..

Sahabat.

Tak terasa telah sekian lama kita bersama.
Banyak hal yang kita lewati, entah itu suka atau duka.
Tangis dan tawa menjadi bagian dari hari-hari kita
Aku dan Engkau, kita telah melewati banyak perkara, tak kenal lelah kita berjuang.

Hari itu dimana adalah untuk pertama kalinya engkau berada di kota ini setelah sekian lama kita berpisah, aku tidak dapat menemuimu.
Menyesal aku saat itu, karena aku tahu tidak lama engkau berada di kota ini tetapi memang aku tidak dapat menemuimu.

Selasa, 07 Agustus 2007 adalah hari dimana engkau merayakan ulang tahun, sedih rasanya hari itu terlewat begitu saja, meskipun aku melihat mu dan sempat untuk mengucapkan kata-kata selamat tapi itu terasa begitu hambar. Aku tidak dapat memberikanmu apa-apa selain dari doa untuk kesuksesan masa depanmu.

……………..

Hari berlalu begitu cepat hingga suatu malam engkau mengirimkan sebuah pesan singkat yang berisikan engkau memiliki sesuatu yang ingin kau berikan kepadaku.
Malam itu aku telah memutuskan untuk tidak pergi kerumahmu, karena saat itu aku begitu lelah dan pagi hari aku harus kembali bekerja.
Entah kenapa itu semua berubah hanya karena sebuah pemikiran singkat yang begitu saja melintas dalam kepalaku.
“Ini adalah malam terakhir dia berada di kota ini dan mungkin saja dia tak akan pernah kembali lagi kesini, masakan aku tidak bisa berkunjung untuk menemuinya meskipun itu hanya sebentar saja? Biar bagaimanapun juga dia pernah hadir dalam kehidupanku. Aku harus menemuinya! Aku memang lelah dan mata ini sudah sangat letih, tapi ini setimpal dengan apa yang aku dapatkan.”

“Berto Solissa, I’m Coming…”

Setibanya aku di rumahmu aku tak menyangka akan bertemu denganmu, karena sudah larutnya malam dan aku sadari itu bukan waktunya seseorang untuk datang berkunjung. Tawa dan canda memenuhi waktu yang ada. Berbagi cerita yang mungkin hanya itu yang dapat kita lakukan saat itu. tak terasa waktu terus berjalan dan aku sudah semakin lelah, lebih lelah dari sebelumnya. Tapi itu semua terasa terhenti ketika aku mengingat bahwa malam ini adalah malam terakhir engkau berada di Jakarta dan malam terakhir aku bertemu dengan mu muka dengan muka.

Perpisahan memang menyedihkan dan begitu terasa mengharukan, terlebih lagi jika itu adalah orang yang terdekat dengan kita. Kata-kata perpisahan aku lontarkan sebagai pelengkap dari pertemuan singkat kita, tak banyak yang aku bisa katakan karena semakin banyak yang aku utarakan akan semakin membuat hatiku larut dalam kesedihan.

Sebuah pelukan persahabatan itu akan menjadi pengingat bagi kita berdua. Yah, sebuah pengingat bahwa kita adalah sahabat dan saudara sampai kapanpun juga. Sahabat yang tidak mengenal jarak dan waktu. Aku berdoa semoga engkau dapat mewujudkan apa yang menjadi impianmu dan tidak pernah lelah untuk terus melayani Dia selamanya sampai kita menutup mata.



From: Huge Btho hp
Date: 09.08.07
Time: 23.57 Wib
“Thanx bgt bro, slama ini dah jd tmn, shbtn sodara bt gw..jjr slama hdp gw bru prnh da org yg ky lo..sory kl gw pny bny slh ma lo n bkn lo kcw..n jjr td gw pgen nangs wkt lo pluk gw..skli lg thnx bgt bro..Gbu

MEnanti retret!

heiho..

MEnanti retret!

Yes, gue sangat menanti banget event itu. karna bisa dibilang ini adalah event besar HUGe. Bisa dibilang juga dalam event ini semua kekuatan dan pikiran yang ada banyak tersedot. Selama gue berguru di Univ.Sahid kira-kira udah sekitar 2 retret udah gue ikutin. Dari ke-2 acara itu gue punya kesan beda-beda. Bentuk kegiatannya memang ngga jauh beda dan lokasinya juga ngga berubah dari tahun ke tahun, yaitu di puncak.

Tapi menurut gue yang paling berkesan banget itu pas retretnya mas Yoga. Bisa dibilang ini event tergokil yang pernah gue geluti. Kenapa gokil? boleh percaya atau ngga, persiapan untuk retret ini bisa dibilang yang paling lama, hampir 1 tahun...macannn!

menurut itungan EO, yaitu bidang yang gue tekuni sekarang, semakin lama event dipersiapkan maka hasilnya juga akan jauh lebih baik jika dibandingkan dengan waktu yang relatif singkat. Bukan hanya itu aja, dalam agenda Rohkris setiap event itu biasanya dikasih waktu untuk persiapan hanya dalam tempo waktu 2-3bln. Itu udah paling maksimal banget, malah terkadang cuman 1 bulan aja. Dahsyat!

Kalo bicara tentang hasil akhir sebuah acara menurut gue itu relatif banget, setiap orang pasti punya penilaian yang berbeda-beda. Gue menghargai semua pendapat yang ada. Disini gue hanya mengutarakan yang gue mengerti dan gue pahami yaitu dimana keberhasilan sebuah event itu baik yang skala kecil ataupun besar dilihat dari sampai atau tidaknya GOAL yang udah ditetapkan ama sang Ketua. Lalu Goalnya itu di break lagi, apa itu memuliakan Dia atau memuliakan Manusia? karena setiap event yang ada itu pada dasarnya punya goal yang baik.Karna kalao bicara jujur antara para mantan ketua event, pasti ada diantara mereka yang merasa bahwa goal yang mereka tetapkan itu tidak tercapai sebagaimana mestinya, kalaupun ada hubungannya itu gak terlalu mendalam,hanya permukaan bukan intinya. Intinya yang gue maksud adalah Pertobatan dan Pemulihan.

Yah, itu merupakan 2 hal yang harus benar-benar dimengerti betul oleh siapaun dia yang nantinya akan menduduki posisi sebagai pemimpin (ketua). Pernah inget gak kalo setiap jam doa kita selalu mengumandangkan doa kaya gini nih : "...Biar setiap mereka yang datang tidak sama ketika mereka pulang". Ni doa mang udah jadi satu permintaan khusus yang selalu diikrarkan ketika jam doa berlangsung.

Setuju banget kalo doa itu terus dinyatakan, tapi gue cuman mau bilang, HEY!! ngga cuman berhenti disitu aja tugas kita. Itu cuman permulaan aja. ibarat Tuhan udah buka koncinya, dan kita lah yang masuk dan meneruskan perjalanan berikutnya. Makanya ada istilah "hati-hati dengan permintaan (doa) mu", karena kalo Tuhan udah kasih apa yang kita minta (doakan) maka ngga bisa kita ongkang-ongkang kaki lagi, tapi kita harus singsingkan lengan baju dan gulung celanamu, karena kita akan menyebur lebih dalam lagi dan itu berarti kita harus siap terima resiko yaitu basah dan mungkin juga kotor.

Mau? yah, belum tentu semua mau ambil bagian ini.
Mampu? ngga ada yang mampu!

Lalu?
Intinya adanya kemauan dari kitanya, karena itu merupakan dasarnya.
Karna Tuhan ngga akan mau buat sesuatu kalo kitanya juga ngga ada kemauan untuk dipakai sama Dia. Berikutnya adalah berjalan kearah kemampuan. Kemampuan itu datengnya darimana? Ada 2 sumber. Kalau itu dateng karna bukan karena usaha kita tapi atas pemberian Tuhan hal ini disebut Talenta.Ada catatan penting dimana talenta itu juga harus dikembangkan karena itu adalah pemberian, sewajarnya kita dipercayakan untuk memperoleh sesuatu sudah tentu kita akan menjaga dan mengembangkan atas yang dipercayakan oleh kita. Sumber ke-2 yaitu atas usaha kita, yaitu dimana kemampuan itu diraih atas ketekunan dan keseriusan yang intens. Jelas ada perbedaan yang signifikan dari kedua sumber tersebut.

UKM membutuhkan orang-orang yang memiliki kemauan untuk dipakai lebih lagi dan lebih lagi. Ngga ada istilah ngga mampu dan ngga bisa, karena setiap kita itu adalah unik dan memiliki kelebihan dan kekurangan. So, thats way kita harus saling melengkapi satu dengan yang lain.

Bicara retret sudah barang tentu kita bicara pemimpinnya. Sampai detik ini yang pasti itu adalah ANta. Why anta? gue juga ngga ngerti, yang jelas memang dia secara pengalaman sudah pantes untuk megang tanggung jawab yang lebih besar lagi. Udah banyak pengalaman yang dia dapet dan udah banyak juga proses yang dia lewatin. Dahsyat! Kecil secara fisik tapi besar secara pemikiran dan pengalaman. Proses yang dia lewatin belum selesai malah semakin dalam dan keras. Dia harus mempersiapkan dirinya menghadapi Goliat yang baru.Persiapan yang menyeluruh. Untuk Tim/panitia yang akan dia bentuk gue hanya berharap mereka mengerti akan karakter dari ketuanya. INi penting banget karena hal jika hal itu tidak tanggapi secara serius dapat menyebabkan konflik horizontal yang tidak bisa dilihat sebagai proses pembentukan karakter melainkan penghancuran kesatuan.

Pendewasaan secara rohani akan terus terjadi dalam diri anta dan akan menulari pantia yang lainnya. Siap atau tidak akhir tahun ini retret akan berlangsung, 3 bulan kita akan bersama dan akan terlihat siapa diri kita sebenarnya, 3 hari bersama akan menjadi momen indah sepanjang masa.

Cayo Panitia RETRET'07!!
Cayo ANta!!!!!! Tuhan besertamu.

-Jf-

Friday, August 17, 2007

Flashdisk gue ilang...AAARRRAGGGGHHHHHH!!!!!!!

heiho..

Asli gue kesel banget flashdisk yang biasa gue pake untuk nyimpen tulisan, ngga dinyana-nyana ilang begitu aja...hiks..hiks!  ....dan parahnya gue ngga tahu ilang dimana???

wadoh, gimana nih nasib semua tulisan dan data skripsi gue yang raib, udah gitu ada file-file yang penting banget yang kalo jatuh ke tangan yang salah bisa menyebabkan hancurnya negara yang kita cinta ini...percaya ga? saran gue sih jangan...

yah, secara ngga langsung itu menghambat proses penulisan gue karna dimana lagi gue harus simpen tulisan gue. kalo dengan cara nulis langsung on the spot, yang ada gue akan mengalami bangkrut permanen. Ah, kiranya yang menemukan punya inisiatif untuk mulangin, atau ada yang berhati mulia untuk memberikan secara cuma-cuma flashdisk yang dia punya. emang sih itu juga gue ngga beli melainkan hibahan dari jeng wita. 
Sebenernya bisa aja gue beli yang baru dan case closed, tapi masalahnya semua duit gue mau gue arahin untuk sesuatu yang besar..dan kali ini bener2 besar dan spektakuler..pokoknya satu terobosan deh...dan itu membutuhkan duit yang ngga sedikit.

Itu dia masalahnya. Yaudah, mau nda mau gue nulisnya on the spot aja, padahal biasanya gue kan kumpulin dulu semua tulisan gue, abis itu baru deh gue upload-in semua..

Pfiuh!?!?!   Gue kesel banget neh......

Monday, August 06, 2007

What Next??

heiho..

(kemarenan pas gue lagi cek komputer, gue liat ada tulisan gue yang kesisa di Hape N9210 yang belum gue upload. Ini tulisan ditulis pas gue lagi ada di ruang dosen lt.4 pas mau nunggu pak Peris, seperti biasa mau bimbingan. Wuiih, gak nyangka gue bisa nulis kaya gini, sok tua banget sih gue...waktu nulis ini adalah saat dimana gue lagi ga ada motivasi untuk ngerjain skripsi dan ngga ada juga orang yang memotivasi gue...yah, kebaikan Tuhan juga, gue langsung ambil manuver tajam, memotivasi diri gue sendiri..Yess!)


Tuhan,aku bisa mengerti sekarang. Bahwa ternyata selama ini aku banyak membuang waktu kuliahku dengan alasan pelayanan. Dan itu adalah kesalahan. Kesalahan yang aku sesali seumur hidupku.
Begitu banyak kesempatan yang aku buang, dan sekarang aku hanya bisa menanggung itu semua dan menjalani dengan hati bersyukur,meskipun sulit.
Waktu tidak bisa terulang kembali dan aku tidak bisa hanya meratapi saja. Ada sebuah pertanyaan yang harus aku jawab sekarang,yaitu "What Next?". Yah,ketika aku bisa menjawab pertanyaan itu maka secara tidak langsung aku sudah memecahkan masalah yang ada.
Tapi itu semua tidak ada artinya tanpa campur tangan Tuhan di dalamnya. Aku harus terus bisa menyemangati diriku dengan kuasa Firman Tuhan yang diberikan padaku. Karena hanya dengan itulah aku bisa berjalan, seperti firman Tuhan berikut ini "FirmanMu pelita bagi kakiku,terang bagi jalanku"

Halelujah!

(Ruang tunggu dosen Ekonomi)

Cacing CS Bakteri

heiho..

"Be,laper nih ..."
"Pagi tadi ngga sarapan, jadinya sekarang aga nyeri dikit"
"Kalo makan 1 roti ama minum 1 gelas termasuk sarapan ngga yah?"
"Tau juga deh, yang jelas itukan tadi pagi dan sekarang kan udah tengah hari bolong"
Sekedar info aja, kalo dikantor gue ini kita ngga cerita kita makan diluar kantor, yang ada OB yang ngider nyariin pesenan kita orang. Satu sisi enak banget karna kita ngga perlu panas-panasan untuk nyari makan. Tinggal duduk manis dan dateng deh itu makanan.

Ah, masalah baru dateng lagi.
Baru aja kelar beresin 1 masalah, tiba-tiba muncul lagi masalah baru, perut mules.
Entah apa sebab musababnya, yang jelas ini bikin hati gue ngga tentram. apalgi kalo hal itu dilengkapi ama keluarnya angin busuk yang terkenal ngga pernah mau kompromi. Kalo dia mau keluar, yah keluar lah dia. Ngga ada yang bisa cegah! kalo ada yang nekat mau menghalangi tugasnya dia, siap-siap aja terima konsekwensinya.

Tunggu dulu, kayanya ada gerakan-gerakan aneh nih diperut gue. Kira-kira apa yah? apa cacing dan bakteri didalam perut gue ini sedang melakukan pesta besar karena barusan aja semangkok soto ceker gue sikat. Sepertinya mereka menikmati banget!. Kalo gue bisa bahasa mereka pastinya gue akan membuka forum dialog. Gue pengen tahu, apa sih yang mereka kerjakan didalam sana? apa mereka cuman bisa jadi benalu aja yang bisanya hanya memanfaatkan tubuh gue ini. Gue pengen banget melakukan negoisasi ama mereka biar mereka ngga hanya menjadi benalu, tetapi sesekali membantu gue, yaitu kerja bakti antara cacing dan bakteri membersihkan kotoran-kotoran yang masih tersisa didalam pencernaan gue. Bayangin aja betapa beruntungnya gue bisa punya isi perut yang bersih. Atau gue punya ide yang lebih brilian lagi nih, gimana kalo gue suruh mereka untuk nyewa perkavling didalam perut gue, yah secara ngga ada yang gratis gitu loh... Yah, tawaran gue sih, mereka ngga perlu bayar selayaknya kita manusia. Satu aja permintaa gue yaitu, "Jangan berak atau pipis sembarangan!, dan jangan ngerokok! kalo emang udah ngga tahan, tolong ngerokok pada tempat yang disediakan. Usahakan abis makan buang sisa makanan pada tempatnya yaitu usus besar. Jangan juga ngeludah sembarangan! dan tidak kalah pentingnya, yaitu kalo kentut harap ngaku!!" Ok, kira-kira itu permintaan gue, semoga aja mereka tidak menolak mentah-mentah..amin.

Bicara tentang masalah pencernaan, pernah ngga kalian merasa menderita karena gak bisa buang air yang besar, mungkin disebabkan karena tidak higenisnya tempat yang kita mau tongkrongin atau juga karna susahnya "itu" yang kita mau keluarin. Gue pernah mengalami itu...arrrghhh!!! menderita aku dibuatnya!.
(sekedar info aja, baru aja gue dari WC dan itu pertanda bahwa prut gue mulai kooperatif).

"Terimakasih Tuhan untuk anugerah-Mu.
Ngga semua orang bisa pup dengan bebasnya kaya aku loh? sungguh deh!
Beneran aku berterimakasih, semoga aja ini terus sampai selama-lamanya.
Bagi yang ngga bisa pup, aku doa, ya Tuhan, biar mereka Tuhan sembuhkan sistem pencernaannya biar bisa pup lagi.
Bagi yang ngga punya "saluran" untuk pup biar Engkau lakukan mukjizat untuk mereka.Amin"

Terimalah Doaku ya Tuhan...

Tuesday, July 17, 2007

Hari ini Indonesia VS Arab saudi.

heiho..

(Tulisan ini gue buat sebelum Indonesia melawan Arab, yaitu sekitar jam 3an lewat, tapi berhubung ga ada dana untuk ke warnet jadinya baru bisa sekarang. Sebagai info aja ternyata Indonesia KALAH ama Arab dengan skor 1-2. Yah, mungkin doanya kurang kuat nih, dan mungkin juga ilmu-ilmu dari orang yang ngakunya "pinter" lagi ngga ampuh..hahaha becanda!. Isunya sih, Arab bisa menang karena adanya salah satu wasit yang bertugas saat itu adalah orang Arab, tapi menurut gue ngga jaminan ah? itu mah bisa-bisanya aja orang KALAH, biasa PEMBELAAN DIRI. Wong, jelas-jelas emang Arab gape gitu maen bolanya. Yah, mending akuin aja kalo emang mereka itu diatas kita. Cayo, TIM MERAH PUTIH!!)


Hari ini Indonesia VS Arab saudi.

Dunia persepakbolaan kita bangkit sudah. Ajang AFC 2007 mampu menggairahkan dunia pesepakbolaan lokal kita. Banyak hal positif yang bangsa ini dapatkan lewat momen ini. Mulai dari bersinarnya nama Indonesia karena mampu memimpin dari ketiga negara lain yang berada dalam Grup D, sampai bangkitnya rasa nasionalis dari seluruh rakyat indonesia yang mencintai bola pada khususnya dan yang mencintai pemainnya pada umumnya.

Rakyat seakan tersihir oleh ajang bergengsi ini. Tidak memandang suku, agama, profesi dan jenis kelamin, semua para pendukung Tim Garuda dengan semangat dan satu komando meneriakan dukungan terhadap tim yang mereka banggakan itu.

Salut untuk Tim garuda yang berhasil menggempur Bahrain dengan skor 2-1. suatu permulaan yang bagus sekali dan itu jadi satu trigger untuk mengalahkan Arab Saudi. Para pengamat sepakbola lokal kita mengatakan, bahwasanya diatas kertas Indonesia memang jauh dibawah Arab Saudi dan hal ini juga dibuktikan ketika Indonesia bertemu dengan Arab Saudi pada pertandingan Pra Piala Dunia dengan skor telak 3-1.

Tampaknya Tim Rajawali tidak boleh dianggap remeh oleh tim Garuda, akan tetapi melihat pertandingan kemarin melawan Bahrain, Indonesia memiliki optimisme yang cukup tinggi.

Akan tetapi ada satu hal yang menggelitik gue yaitu, jika saja Israel termasuk dalam wilayah Asia dan bertemu dengan Indonesia yang notabene ngefans banget ama Israel, udah gitu ketemunya di Stadion Gelora Bung Karno, kira-kira apa jadinya yah? Mungkin ada yang bilang “dalam dunia olahraga itu sangat dijunjung tinggi Sportivisme, jadi hal itu hanya satu mimpi buruk yang gak mungkin terjadi”. Yah, tapi liat dulu dimana tanah yang kita pijak? Dimana wasit aja bisa disikat ama pemain, suporter yang kelewat fanatik dan terkadang cenderung bersikap tidak seperti menyaksikan sepakbola melainkan pertarungan antara manusia melawan singa buas ala Gladiator, dan banyak lainnya.

Mungkinkah Tim Garuda dengan segenap hati bercampur dendam dengan semangat tinggi menggempur Israel dengan tendangan yang memukau, lemparan botol yang dahsyat dan juga kosentrasi masa yang berjumlah ribuan yang siap dengan atributnya masing-masing untuk benar-benar “menggempur” tim Bintang Daud?

Wah, gue juga ngga tahu gimana jadinya. Tapi bisa juga prediksi gue salah, bisa aja mereka pada duduk bareng sambil ngobrol santai membicarakan bagaimana cara yang terbaik untuk menghentikan luapan lumpur Lapindo “yang benar-benar” Brantas, atau menyelesaikan proyek pembangunan Aceh dan daerah-daerah lain yang masih mengalami kerusakan akibat dari bencana alam yang menimpa daerah mereka, atau juga membantu PemProv Yogyakarta, khususnya Gunung Kidul, tentang bagaimana mengefektifitaskan tanah gersang menjadi tanah produktif.

Semangat untuk Tim Garuda, lakukan yang terbaik yang kalian bisa dan jangan lupa andalkan Tuhan yang punya kuasa.

“Ayo Indonesia!!!”

“INI KANDANG KITA!!!!”

Memang jadi Pengangguran itu ngga enak! (Part-1)

heiho..


“Bangun.. ngga nyari kerja? Kok tiduran mulu?”

“Bangunnn...gak nyari kerja? Udah siang gini, mang hari ini gak kemana-mana?”

............


Gue pikir sedang bermimpi ternyata ini kenyataan. Ketika gue berusaha untuk menyadarkan diri gue dan mencoba mengingat pertanyaan yang masih terngiang di kepala gue.. “ngga nyari kerja?”.

“Ah, mama ganggu orang tidur aja nih? jangan ganggu dong, masih ngantuk nih?” pinta gue dengan wajah melas. Nyokap gue ini adalah salah satu dari sekian banyak manusia yang berarti dalam kehidupan gue. Gimana engga? Dia inilah yang mau bawa gue kemana pun dia pergi ketika gue masih numpang dalam perutnya dia. Engga kenal cape dan lelah, dia tetep aja mau bawa gue. Ngga pernah tuh dia nitip bentar perutnya, karena cape bawa terus. Pepatah bilang, kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang gala.

Mendengar pertanyaan nyokap yang pelan tapi sekaligus dalem, sontak bikin gue tersadar kalo ternyata udah terlalu lama gue terbaring di tempat tidur, padahal matahari udah lucu-lucunya. Huh, memang kalo orang dibangunin itu rasanya ngga enakkin banget.


Setelah merasa yakin semua Nyawa telah terkumpul, ritual pun gue mulai*.

*Ritual seorang dana setelah bangun:

1. Kucek mata, bersihkan kotoran mata/ belek yang masih bermukim, lalu ngaca bentar apa wajah gue berubah kaya Tora (ngarep!!) atau malah kaya Aming.

2. Menggeliat bak kucing mau beranak.. (enak nih, coba deh!)

3.Duduk dan ambil sikap doa

4. Berdoa. (Logiskan?)

5. Keluar kamar (penting banget nih, kalo ngga bisa didalem kamar mulu- stupid argument).

6. Cari makanan yang bisa dimakan! (Fakta: biasanya orang sehabis bangun tidur tidak memiliki rasio yang normal, mungkin itu salah satu efek dari belum sempurnanya Nyawa yang terkumpul. Jadi tai kucing pun bisa disangka coklat potong.

7.bla....bla..bla..bla

8.bla..bla..bla..bla

9.bla..bla..bla..bla

10.Saat Teduh. (siang banget? Apa masih teduh tuh?)

Ngga seperti biasanya ini hari gue gak terlalu semangat untuk keluar rumah, mungkin hal ini disebabkan karena ngga jelasnya kemana tujuan gue pergi. Tapi gue ngga betah juga kalo ngga keluar rumah, rasanya pikiran jadi suntuk karena yang nampak cuman itu-itu aja yang seolah membuat ruang gerak gue terbatasi. Sekedar informasi aja. Sekarang ini gue punya hobi baru yang mungkin terbilang aneh, yaitu seneng banget untuk bikin lamaran kerja dan nganterin ke kantor pos untuk dikirim. Tapi ketika surat lamaran itu udah nyampe dan gue dapet panggilan kerja, bisa-bisanya loh gue itu ngga berminat untuk dateng interview. Entah kenapa? tapi ini bisa jadi pertanda ngga baik kalo ngga cepet-cepet gue atasi. Karena mau ampe kapan gue kaya gini? Sedangkan banyak orang diluar sana yang berharap ditelepon untuk diinterview. Memang gue ini aneh banget. Atau malah tingkat keanehan gue ini udah sampe stadium tinggi yang cukup mengkhawatirkan. Bisa jadi!

Bicara tentang interview kerja, pernah satu kali gue diinterview oleh orang HRD dari PT. SolidGold. Dimana baru kali itu gue menghadapi situasi interview yang sebenernya. Sebelumnya dulu juga pernah sih, tapi itu gue bareng temen, nah kalo yang sekarang ini gue single fighter jadi kerasa betul rasa tegangnya. Ketika wawancara dimulai, kepanikan seolah-olah ngga bisa gue sembunyikan lagi. Mulai dari tangan yang selalu berayun-ayun bak penari balet, suara yang kadang turun-naik, sampe ngga normalnya pikiran gue untuk berpikir mencari jawaban atas pertanyaan yang diajukan. Sebenernya ngga perlu mikir juga sih untuk ngejawab semua pertanyaanya, secara semua yang ditanya itu sama sekali ngga memerlukan intelejensia yang teramat sangat.

SG:“Hmm..kamu biasa dipanggil apa, Dana atao apa?”

Jf:“Dana”

SG:“Oo..tadinya saya pikir kamu itu cewe, karena namanya kaya perempuan sih?” (senyum renyah).

SG:“Bisa kamu jelaskan tentang diri kamu dalam waktu 5 menit?”

JF:“Apa (belaga ngga denger)?

SG:“Tolong kamu jelaskan sama saya tentang diri kamu dalam waktu 5 menit!”

JF:“Oo..Iya bisa!”

“Nama saya Dana, saya anak ke-3 dari -3 bersaudara. Saya kuliah di Univ. Sahid dengan jurusan Fakultas Ekonomi. Saya pernah bekerja, tapi sekarang berhenti karena pada harus konsentrasi untuk skripsi saya” (percaya ngga, bahas ini aja ampe 5 menit? Padahal apa yang gue jelasin itu kan sama yang gue tulis di CV).

SG:“Coba kasih tau saya kelemahan dan kelebihan kamu?”

JF:“Saya itu orangnya pekerja keras, ambisius dan fokus dalam mengerjakan sesuatu (mata tih..??)”

“Dan kelemahan saya itu, saya termasuk orang yang terlalu sabar”

SG:“Lho, kok itu jadi kelemahan kamu? Bukannya sabar itu bagus?”

JF:“Iya, itu bener! Tapi kalo kita terlalu sabar, terkadang itu jadi senjata orang lain untuk memanfaatkan kesabaran kita. Gitu..!”

SG:“Oo.. gitu yah? Lalu apa kamu orang yang sabar juga untuk masalah gaji? Maksud saya apa kamu sabar jika harus menunggu sampai tingakat gaji yang kamu ingini itu terwujud?”

JF:“Ya, kalo masalah itu saya ngga terlalu jamin mba’, karena saya membutuhkan duit itu untuk memenuhi kebutuhan saya dan saya akan mencoba untuk sabar. Saya juga sangat yakin kalo perusahaan juga memiliki kebijakan yang tepat untuk hal ini” (setelah dia mendengar jawaban diplomatis ini, tampaknya dia merasa cukup! CUKUP MUAK! Hahahahaha...

SG:“Ok, mas dana! Kita sudahi saja interview ini. Proses perekrutan karyawan baru ini terdiri dari beberapa tahap. Ketika lolos dari tahap ini maka kita akan hubungi mas Dana sore ini untuk memastikan apakah mas dana lolos dan berhak mengikuti tahapan kedua”.

JF:“Ok, kalo begitu mba’. Saya tunggu kabarnya sore ini”.

.......

(tet..tet..tet_ada telepon masuk)

“sore! Dengan mas Dana?”

“Iya betul, dari mana ini?

“Saya dari PT. SolidGold ingin memberitahu kalo mas Dana lolos dalam interview tahap pertama dan kami mengundang mas Dana untuk hadir besok untuk seleksi tahap ke-2. Dimana besok kita akan menjelaskan Jobdesk dan masalah salary. Tolong mas Dana dateng pada jam yang sama yah, jam 09.00 Wib!”

“Ok! Baik! baik! terima kasih, pak”

.....

“Ma, saya ditelepon dan kataya saya lolos seleksi tahap awal dan besok disuruh dateng lagi. Gimana nih, dateng ga?” asli gue bingung banget harus gimana.

“Yah, coba aja dulu!” jawabnya dengan nada memotivasi.

“Tapi ma, bidangnya saya ngga minat dan saya males banget! Ngga suka saya!”

“Yah, terserah kamulah! Yang penting, kamu pikirin aja gimana caranya kamu bisa bayar cicilan motor besok!”

Mampus gue. Nyokap emang juaranya kalo bikin gue mati kutu.

“Iya, liat besok aja deh, Ma” jawab gue pasrah.

......

07.00 Wib....

...08.00...

...08.15....

Jalan gak yah? Ah, tapi gue gak suka ama kerjaannya. Yang ada gue gak sepenuh hati kerjanya. Tapi gue bilang apa ma nyokap nanti?

......08.30...

Aduh, gimana nih!? GUE HARUS CEPET AMBIL KEPUTUSAN....

....08.34...

OK! Gue ngga jadi PERGI KESANA! Masalah nyokap itu belakangan, yang pasti gue ngga mau gegabah ambil keputusan untuk terima kerjaan ini.

...08.45..

Gimana kamu ngga jadi pergi kesana? Do..hoooo..! (ini adalah eksprsi non-verbal ala bataknesse) ambil aja dulu! Bantu loncatan itu! @#$@$#$#$$@%

....09.00...

(Zz..Zzz..ZZZ.zzz)

Tuesday, June 19, 2007

A.D.A.P with U?

heiho..
A.D.A.P with U?
Kekasih lamaku ada apa dengan mu? Setiap orang bertanya-tanya tentang mu. Apakah engkau menyadari hal itu? aku tidak tahu apa yang terjadi dengan mu. Tak ada satupun orang yang bisa memberitahu tentang keberadaanmu. Sedih sekali melihat semuanya menjadi seperti ini. Engkau yang ku kenal dulu telah menghilang begitu saja. Sekali waktu pernah aku mengirimkanmu beberapa pesan singkat. Memang tidak begitu penting apa yang aku tulis, tapi itu aku lakukan agar aku bisa mengetahui keberadaanmu. Hanya kabar-kabar angin yang aku tahu tentang mu.

Jika engkau masih ingat, aku pernah mengirimkan sebuah pesan tidak akan pernah merepotkan dirimu lagi, hal itu yang aku wujudkan sekarang. Mungkin menurut kamu aku sekarang menjadi orang yang sombong dan lain sebagainya. Tidak! Aku tetap Dana yang dulu kamu kenal, memang telah berubah, tapi aku yakin kamu masih tahu betul tentang bagaimana sifatku yang tidak mudah untuk dirubah dengan gampangnya.

Sedih mendengar tentang engkau dari orang lain. Sepertinya aku telah menjadi orang asing dalam kehidupanmu. Sampai hari dimana engkau berulang tahun tidak ada satu pesan yang kamu kirimkan yang mengundang aku. Aku tahu kamu. Meskipun orang banyak bilang kamu tidak membuat suatu perayaan, tapi aku tahu betul setidaknya ada satu hal yang kamu buat, entah itu apa. Aku ingin sekali datang dan melihat kamu berbahagia di hari jadimu, tapi aku tahu, aku bukan orang yang diinginkan keberadaanya ada pada saat itu.

Ingatkah kamu dimana suatu hari aku melihat kamu ingin pergi ke kampus dan aku langsung memanggil kamu dan menawarkan diri untuk pergi bersama kamu? Sejujurnya aku tidak yakin kamu akan menerima tawaranku. Pada saat yang sama aku ingin mengucapkan selamat dan bertanya bagaimana keadaanmu, tapi aku urungkan semua niat itu karena aku tidak ingin membuat kamu menjadi tidak merasa nyaman.

Ketika tiba di kampus kita berpisah begitu saja tanpa banyak kata. Dengan orang asing yang baru pertama kali aku kenal saja, tidak pernah aku melakukan hal itu, tapi entah kenapa lidahku menjadi begitu kelu dan tidak sanggup untuk sekedar bertanya apa kabarmu? Sungguh ironi sekali, dimana dua orang yang telah lama saling mengenal, tiba-tiba menjadi orang yang sangat asing. Aku sadari, setelah aku mendapatkan gelar sarjana pada saat yang sama itu juga tidak pernah aku melangkahkan kakiku untuk datang kerumahmu. Aku selalu teringat dengan apa yang sudah aku janjikan dimana aku tidak akan merepotkan kamu lagi, dan itu aku ingin buktikan, sehingga kamu tidak perlu lagi merasa ada orang yang datang kepada kamu ketika memiliki kebutuhan, ketika kebutuhan itu terpenuhi lalu pergi begitu saja.

Ini aku tuliskan bukan untuk membenarkan sesuatu, tapi aku ingin menyatakan sesuatu yang tidak bisa aku nyatakan secara langsung. Aku hanya ingin menuangkan apa yang saat ini aku pikirkan. Aku hanya berusaha untuk bersikap jujur tanpa ada satu keinginan ingin membuat kamu menjadi merasa tidak nyaman. Saat ini aku sedang membangun masa depanku sendiri. Meniti sebuah kehidupan yang masih begitu panjang.

Aku mendengar saat ini kamu telah berubah. Menjadi seseorang yang memiliki semangat di dalam belajar dan sangat serius dalam perkuliahaanmu. Jujur saja aku sangat senang mendengarnya, sebuah kabar yang membuat aku bisa tersenyum. Tersenyum karena aku sangat yakin kalo kamu itu bisa menjadi seseorang yang besar, karena kamu memiliki semangat juang yang tinggi dan juga memiliki kemampuan. Aku akan sangat bangga melihat kamu nanti menjadi seseoarng wanita yang memiliki kesuksesan dalam karir. Aku ingin melihat kamu suatu saat nanti dengan satu kebanggaan. Yah, aku ingin melihat kamu meraih semua impian dan harapan kamu. Menjadi bangga atas diri kamu sendiri dan bangga menjadi seorang W.

Aku akan menantikan hari itu…

Bye.